faktakalbar

Buka Seminar Parenting, Bahasan Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter di Era Digital

Penulis: Redaksi Monday, 26 January 2026 📖 2 menit
Buka Seminar Parenting, Bahasan Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter di Era Digital
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak , Bahasan , menyoroti urgensi pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral. Baca Juga:  Lepas Persipon ke Liga 4 Piala Gubernur, Bahasan: Jaga Kekompakan dan Jangan Egois Hal ini disampaikannya saat membuka seminar parenting yang digelar oleh Yayasan Majelis At Turots Al Islamy Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz Al Mukarromah di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Sabtu (24/01/2026). Dalam sambutannya, Bahasan menegaskan bahwa tanggung jawab mencetak generasi berkualitas tidak bisa dibebankan kepada satu pihak semata. Kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci utama. “Kita semua, pendidik, orang tua, dan masyarakat, memiliki peran penting dalam menumbuhkan generasi muda yang berakhlak, berkarakter, dan bertanggung jawab,” ujar Bahasan. Bahasan menilai tema seminar ini sangat relevan mengingat derasnya arus informasi di era digital yang membawa tantangan tersendiri bagi pola asuh anak. Tanpa fondasi karakter yang kuat, media sosial berpotensi menggerus nilai-nilai moral generasi penerus. Oleh karena itu, ia mengimbau agar pendekatan pendidikan senantiasa dilandasi kasih sayang dan keteladanan. “Jangan sampai kita berbicara tentang generasi emas, tapi yang kita hasilkan justru generasi yang rapuh secara karakter. Pendidikan harus menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi terbaik bagi bangsa,” tegasnya. Apresiasi Peran Pesantren Di sisi lain, Bahasan turut membanggakan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak yang kini menyentuh angka 82,80. Menurutnya, angka ini adalah buah kerja kolektif, termasuk kontribusi lembaga pendidikan nonformal seperti pondok pesantren. Baca Juga:   BPBD Pontianak Temukan Botol Bensin, Duga Ada Unsur Sengaja dalam Pembakaran Lahan Ia secara khusus memuji ketangguhan pesantren yang terbukti mampu bertahan dan menjaga keberlanjutan pendidikan meski di tengah badai pandemi Covid-19 lalu. “Saat pandemi, banyak sekolah harus berhenti atau sepenuhnya daring. Tapi pesantren tetap bertahan dengan segala keterbatasan. Ini bukti bahwa pesantren punya daya tahan dan peran penting dalam dunia pendidikan, ” ungkapnya. Menutup arahannya, Bahasan menyampaikan visi besarnya agar Pontianak dapat tumbuh menjadi kota yang kuat dalam pendidikan keagamaan, bahkan bercita-cita menjadi kota santri. Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pengembangan lembaga pendidikan berbasis karakter. (fR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK