faktakalbar

Orangtua Berkata Kasar Saat Berkendara: Bahaya Ditiru Anak dan Cara Memperbaikinya

Penulis: Dimas Monday, 10 November 2025 📖 2 menit
Orangtua Berkata Kasar Saat Berkendara: Bahaya Ditiru Anak dan Cara Memperbaikinya
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Lalu lintas macet dan pengendara yang tidak tertib bisa memicu emosi, termasuk pada orangtua yang tengah berkendara bersama anaknya. Dalam kondisi ini, orangtua bisa "keceplosan" membentak atau berkata kasar, yang mana sebaiknya dihindari. Menurut psikolog anak Fabiola Priscilla, M.Psi., Bahaya Berkata Kasar di Depan Anak sangat besar karena anak belajar dari apa yang mereka lihat dan dengar setiap hari. “Buat anak itu, apa yang mereka lihat adalah apa yang mereka lakukan,” tutur Fabiola saat ditemui di Jakarta Timur, Kamis (6/11/2025). Risiko Anak Meniru Perilaku yang Dianggap Wajar Ketika ayah atau ibu berbicara kasar, anak akan dengan mudah menirunya. Ketika Orangtua Berkata Kasar Saat Berkendara dengan buah hati, anak bisa mengasosiasikannya sebagai perilaku yang wajar dilakukan dalam situasi stres atau macet. “Setiap mereka melihat ayah dan ibunya berkata kasar, mereka akan dengan mudahnya menirukan kembali. Dan apa yang sudah didengar, sulit untuk ‘dikeluarkan’ lagi,” terang Fabiola. Berkata-kata kasar di depan anak berpotensi menanamkan pola komunikasi yang tidak sehat. Anak juga bisa terpengaruh secara emosional, sehingga penting bagi orangtua untuk menjaga perkataan. Baca Juga: Dilarang Minum Es Saat Demam? Ternyata Mitos, Ini Penjelasan Medisnya Cara Memperbaiki Kesalahan Jika Terlanjur Berkata Kasar Meskipun Bahaya Berkata Kasar di Depan Anak telah terjadi, orangtua tidak perlu putus asa. Orangtua sebaiknya mengakui kesalahan. Mengakui dan langsung memperbaiki kesalahan di hadapan anak bisa memberikan contoh perilaku yang lebih positif. Baca Juga: Tak Selera Makan Saat Demam? 5 Hal Ini Sebenarnya Terjadi di Dalam Tubuh Anda Segera Minta Maaf: “Kalau sudah terjadi, bisa banget untuk kita bilang ke anak minta maaf dan tidak mengulanginya lagi,” ucap Fabiola. Tunjukkan Perubahan: Dengan meminta maaf dan berjanji memperbaiki diri, orangtua bisa menunjukkan bahwa setiap orang yang sudah melakukan kesalahan bisa berubah dan memperbaiki diri. Anak jadi belajar tentang tanggung jawab dan permohonan maaf. Berkata kasar saat berkendara tidak hanya soal emosi sesaat, tapi juga pembelajaran sosial yang berdampak jangka panjang bagi anak. Dengan kesadaran dan upaya perbaikan, orangtua bisa menunjukkan kedewasaan dalam mengelola emosi. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK