faktakalbar

Bahaya Tersembunyi Minum Kopi Malam Hari: Alasan Mengapa Anda Bangun Tidur Terasa Lelah Meski Sudah Tidur Cukup

Penulis: Dimas Saturday, 14 February 2026 📖 2 menit
Bahaya Tersembunyi Minum Kopi Malam Hari: Alasan Mengapa Anda Bangun Tidur Terasa Lelah Meski Sudah Tidur Cukup
Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak orang merasa tidak mengalami gangguan tidur meskipun mengonsumsi kopi pada malam hari. Namun, riset kesehatan terbaru menunjukkan bahwa kafein tetap merusak struktur tidur secara fisiologis. Kondisi inilah yang sering kali menyebabkan tubuh merasa lemas dan justru membutuhkan asupan kafein tambahan segera setelah bangun pagi. Baca Juga: Mitos atau Fakta: Benarkah Minum Kopi Bikin Darah Tinggi Melonjak? Gangguan Fase Deep Sleep Kafein bekerja sebagai antagonis reseptor adenosin di otak. Zat ini bertugas menghambat sinyal kantuk yang seharusnya menumpuk secara alami di dalam tubuh. Meskipun seseorang berhasil terlelap setelah minum kopi , kafein yang masih mengalir di dalam darah tetap aktif dan secara drastis memangkas durasi deep sleep atau tidur nyenyak. Fase deep sleep sangat vital bagi manusia karena berperan dalam: Pemulihan Fisik: Regenerasi sel dan jaringan tubuh. Detoksifikasi Otak: Pembersihan sisa metabolisme otak (sistem glimfatik). Kesehatan Mental: Menjaga stabilitas emosi dan daya ingat. Tanpa fase ini, otak tidak mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas. Akibatnya, seseorang akan terbangun dalam keadaan lelah secara mental maupun fisik, atau yang sering disebut dengan istilah sleep inertia . Baca Juga: Apa Kopi yang Bikin Kolesterol Naik? Studi Ungkap Bahaya Espresso dan Kopi Tanpa Filter Siklus Ketergantungan Kafein Keinginan kuat untuk minum kopi segera setelah bangun tidur menjadi indikator adanya ketergantungan. Fenomena ini terjadi karena otak beradaptasi dengan menciptakan lebih banyak reseptor adenosin. Saat efek kopi malam hari habis di pagi hari, otak menjadi sangat sensitif terhadap rasa lelah yang menumpuk. Hal ini menciptakan siklus yang tidak sehat: seseorang minum kopi di malam hari, mengalami penurunan kualitas tidur, bangun dalam keadaan lelah, lalu mengonsumsi lebih banyak kopi untuk memicu energi instan. Risiko Gangguan Pencernaan dan GERD Selain masalah saraf, konsumsi kopi di malam hari juga memicu masalah pencernaan, terutama naiknya asam lambung atau GERD. Sifat asam pada kopi dikombinasikan dengan efek relaksasi pada katup lambung (LES) membuat cairan asam lebih mudah naik ke kerongkongan, terutama saat posisi tubuh berbaring saat tidur. Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk menghentikan konsumsi kafein setidaknya 8 hingga 10 jam sebelum waktu tidur. Hal ini bertujuan agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk memetabolisme sisa kafein secara alami dan memastikan siklus tidur berjalan optimal tanpa gangguan. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK