faktakalbar

Bajaj Merah Pak Wagub Jadi Sorotan di Halal Bihalal IKAMA Kalbar

Penulis: Redaksi Wednesday, 13 May 2026 📖 2 menit
Bajaj Merah Pak Wagub Jadi Sorotan di Halal Bihalal IKAMA Kalbar
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Halal bihalal, konsolidasi dan pelantikan DPW Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Provinsi Kalimantan Barat berlangsung meriah di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (10/5/2026). Mengusung tema “Bersama dalam keberagaman, kuat dalam persatuan, IKAMA Kalbar untuk semua”, kegiatan tersebut dipenuhi nuansa budaya, persaudaraan, dan semangat kebhinekaan. Kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan , sukses mencuri perhatian masyarakat. Bukan hanya karena pidatonya yang penuh keakraban, tetapi juga karena aksi uniknya mengendarai sendiri sebuah bajaj merah bertuliskan “Bajaj Hebat, yang lain lewat”. Baca Juga:  Naik Motor Klasik, Wagub Krisantus Hadiri Peluncuran Honda Vario 125 di Gaia Mall Dengan mengenakan pakaian adat Madura lengkap sambil membawa celurit sebagai simbol budaya, Krisantus tampil nyentrik sekaligus merakyat. Bajaj merah yang dikemudikannya menjadi pusat perhatian warga sepanjang perjalanan menuju lokasi acara. [caption id="attachment_87162" align="aligncenter" width="1464"] Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengendarai bajaj merah saat menghadiri acara pelantikan DPW IKAMA Kalbar di Pendopo Gubernur. (Dok. Joni/Faktakalbar.id)[/caption] Di belakangnya, rombongan warga Madura dengan kostum khas Sakerah mengiringi menggunakan sepeda motor, menciptakan suasana layaknya parade budaya rakyat. Momen itu langsung menjadi bahan perbincangan masyarakat karena dianggap berbeda dari gaya pejabat pada umumnya. Bajaj merah sang wakil gubernur dinilai menjadi simbol kesederhanaan sekaligus kedekatan dengan rakyat. Dalam sambutannya, Krisantus beberapa kali mengundang tawa hadirin saat mencoba menggunakan bahasa Madura. “Saya akan menggunakan bahasa Madura, kalau salah jangan tertawa,” katanya, yang langsung disambut gelak tawa para tamu. Ia pun mengaku memiliki kedekatan dengan budaya Madura. “Saya bukan hanya berbaju Madura, tapi saya sering ke Madura,” ujarnya. Tak hanya itu, Krisantus juga memuji kenyamanan pakaian adat Madura yang dikenakannya saat acara. “Saya menggunakan baju Madura hari ini, sejuk rasanya. Rasanya seperti ada AC di dalamnya,” ucapnya sambil tersenyum. Dalam pidatonya, ia mengajak masyarakat Madura di Kalimantan Barat untuk terus menjaga persatuan dan toleransi. “Saudara-saudaraku suku Madura, kalian semua adalah putra-putri asli Kalimantan Barat. Bersatu, toleran, saling sayang menyayangi sesama putra-putri Kalimantan Barat. Salam sotong kene,” tutupnya. Acara halal bihalal tersebut berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat pesan kebhinekaan. Namun di antara seluruh rangkaian acara, sosok “bajaj merah Pak Wagub” menjadi hal yang paling menarik dan melekat di ingatan masyarakat. (Joni)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK