faktakalbar

Banjir Bandang Bali: Curah Hujan Rekor Tertinggi Renggut Dua Nyawa

Penulis: Redaksi Thursday, 11 September 2025 📖 1 menit
Banjir Bandang Bali: Curah Hujan Rekor Tertinggi Renggut Dua Nyawa
Faktakalbar.id, DENPASAR - Rabu (10/09/2025) - Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Bali pada Rabu (10/09/2025), mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan ratusan warga terpaksa mengungsi. Baca Juga:   Banjir di Bali Renggut Dua Nyawa dan Rendam Lima Kabupaten/Kota Bencana ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang mencapai 385,5 mm per hari, tercatat sebagai yang tertinggi dalam sejarah di wilayah tersebut. Dua korban jiwa teridentifikasi sebagai Nita Kumala (23) dari Desa Pengambengan dan I Komang Oka Sudiastawa (38) dari Desa Dangin Tukadaya di Kabupaten Jembrana, wilayah yang terdampak paling parah. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena ini disebabkan oleh Gelombang Ekuatorial Rossby yang aktif di wilayah Indonesia. Kondisi tersebut diperparah oleh suhu atmosfer dan laut yang lebih hangat, yang meningkatkan kadar uap air dan berkaitan erat dengan dampak perubahan iklim global. Hujan dengan intensitas sangat lebat yang turun sejak Selasa (09/09/2025) malam menyebabkan akses jalan lumpuh, sejumlah bangunan rusak, dan merendam permukiman di Jembrana, Gianyar, Klungkung, hingga Denpasar. Diperkirakan sekitar 200 jiwa terdampak langsung dan puluhan rumah terendam banjir. Baca Juga:   Banjir di Bali Renggut Dua Nyawa dan Rendam Lima Kabupaten/Kota Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi, mendirikan pos pengungsian, dan melakukan mitigasi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang belum stabil. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK