Banjir di Jawa Tengah: 38 Ribu Jiwa Terdampak di Semarang, 1.500 Hektar Lahan di Banjarnegara Terendam
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Bencana banjir melanda dua wilayah di Provinsi Jawa Tengah pada pekan keempat Oktober 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB
) melaporkan, hingga Jumat (24/10) pukul 07.00 WIB, genangan air masih terjadi di Kota Semarang, sementara dampak kerusakan lahan signifikan tercatat di Kabupaten Banjarnegara.
Baca Juga:
Awal Musim Hujan, Banjir Kembali Datang di Grobogan: 2.095 KK Terdampak
Di Kota Semarang, banjir yang terjadi sejak Rabu (22/10) akibat hujan deras dilaporkan masih belum surut pada Kamis sore (23/10).
Banjir ini berdampak di dua kecamatan, yakni Kelurahan Muktiharjo (Kecamatan Genuk) dan Kelurahan Tlogosari (Kecamatan Pedurungan).
Data BNPB mencatat jumlah populasi terdampak di Semarang sangat besar, mencapai 12.957 KK atau 38.180 jiwa. Menyikapi kondisi ini, BPBD setempat terus berupaya melakukan pemompaan air di beberapa titik genangan.
Selain itu, BPBD juga telah mendistribusikan bantuan darurat berupa 1.000 paket makanan siap saji kepada warga yang paling terdampak.
Baca Juga:
Jawa Tengah Dikepung Bencana: Angin Kencang di Semarang, Banjir Landa Grobogan dan Sragen
Sementara itu, Kabupaten Banjarnegara dilanda banjir pada Kamis (23/10) pukul 07.00 WIB, setelah hujan lebat mengguyur tiga kecamatan.
Sebaran dampak banjir dilaporkan berada di Kelurahan Ampelsari dan Semarang, serta Desa Parakan dan Bawang.
Meskipun dampak populasi masih dalam pendataan, BPBD Banjarnegara mencatat kerugian material yang signifikan.
Banjir di Jawa Tengah ini menyebabkan satu ruas jalan dan satu saluran irigasi terganggu. Selain itu, 1.500 hektar lahan pertanian dilaporkan terdampak genangan air. BPBD masih terus melakukan asesmen dampak di lapangan.
Baca Juga:
Hujan Deras Picu Banjir di Morowali Utara, Satu Keluarga Terpaksa Mengungsi
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.