Banjir di Kabupaten Serang Rendam 4 Desa, 160 KK Terdampak
Faktakalbar.id, SERANG -
Bencana banjir di Kabupaten
Serang
, Provinsi Banten, merendam empat desa di empat kecamatan berbeda pada Sabtu (7/3/2026) pagi.
Genangan air ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus selama dua hari berturut-turut.
Baca Juga:
Laporan Bencana BNPB: Puting Beliung Landa Tapin, 61 KK Terdampak Banjir di Malang
Berdasarkan data yang dihimpun oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, insiden banjir ini berdampak langsung terhadap 160 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 489 jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai warga yang harus dievakuasi ke tempat pengungsian.
"Kondisi mutakhir, di Desa Pasirbuyut Tinggi Muka Air (TMA) berkisar antara 50–60 cm, sementara di Desa Rancasanggal dan Desa Pamarayan air menggenang antara 40–45 cm," demikian laporan resmi dari petugas kebencanaan di lapangan.
Sementara itu, di titik lainnya, yakni di Desa Kemuning, luapan air dilaporkan turut menggenangi akses jalan utama warga dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 30 sentimeter. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga sekitar.
Baca Juga:
Laporan Bencana BNPB: Karhutla Parigi Moutong hingga Banjir Demak Masih Dalam Penanganan
Meskipun genangan air di sejumlah titik dilaporkan mulai stabil dan tidak ada korban jiwa, pihak BPBD dan otoritas terkait terus mengimbau warga untuk tetap waspada.
Masyarakat yang bermukim di daerah rawan genangan diminta untuk selalu siaga terhadap potensi air kembali naik jika hujan deras kembali mengguyur wilayah Kabupaten Serang.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.