Banjir Melanda Kalbar, BMKG: Ketapang Status Siaga
Faktakalbar.id, KALIMANTAN BARAT -
Bencana hidrometeorologi kembali mengepung wilayah Kalimantan Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan banjir telah merendam sejumlah kabupaten akibat intensitas hujan tinggi dan fenomena pasang air laut (rob) dalam beberapa hari terakhir.
Koordinator Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, membenarkan kejadian tersebut.
“Banjir terjadi di beberapa Kabupaten di Kalbar pada 2 hingga 5 Januari 2026,” kata Daniel.
Baca Juga:
Banjir Rendam Jalan Pak Tangkir Entikong, Akses Warga Terganggu
Data Wilayah Terdampak Banjir
Bencana ini tercatat melanda empat kabupaten dengan rincian wilayah kecamatan sebagai berikut:
Kabupaten Bengkayang:
Kecamatan Teriak
, Sungai Betung, Suti Semarang, Seluas, Sanggau Ledo, dan Tujuh Belas.
Kabupaten Melawi: Kecamatan Tanah Pinoh,
Tanah Pinoh Barat
, Belimbing, dan Ella Hilir.
Kabupaten
Sekadau
: Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap.
Kabupaten Sambas
:
Kecamatan Galing.
Di tengah situasi banjir yang masih mengancam, Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio (BMKG Kalbar) kembali merilis peringatan dini cuaca yang berlaku mulai 10 hingga 12 Januari 2026.
BMKG menetapkan Kabupaten Ketapang dalam status SIAGA (Oranye) untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada hari ini, Sabtu (10/1/2026).
Sementara itu, wilayah yang saat ini terdampak banjir seperti Bengkayang, Melawi, Sambas, dan Sekadau masuk dalam kategori WASPADA (Kuning) bersama mayoritas kabupaten lainnya di Kalimantan Barat.
Selain hujan lebat, BMKG juga memprediksi potensi angin kencang yang akan melanda wilayah Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang pada tanggal 10 dan 12 Januari 2026.
Baca Juga:
Marinir TNI AL Antar Jemput Siswa Korban Banjir Batang Toru Sekolah
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca resmi dan waspada terhadap kemungkinan banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi.
(*Sari)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.