faktakalbar

Respons Banjir Rob, Bupati Sujiwo: Jangan Panik, Mitigasi Bencana Sudah Siap

Penulis: Redaksi Thursday, 11 December 2025 📖 2 menit
Respons Banjir Rob, Bupati Sujiwo: Jangan Panik, Mitigasi Bencana Sudah Siap
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo , merespons cepat fenomena banjir rob yang mulai merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Kubu Raya . Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang karena pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi menyeluruh guna menghadapi ancaman bencana tersebut. Baca Juga:  Hubungkan 4 Desa, Bupati Sujiwo Tinjau Progres Perbaikan Jalan Poros Sungai Ambawang Penegasan ini disampaikan Sujiwo saat membuka operasi pasar murah di Aula Gereja Paroki Santo Agustinus , Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Senin (8/12/2025). Menurutnya, fenomena naiknya permukaan air laut ini bukan hanya terjadi di Kubu Raya, melainkan di banyak daerah lain, sehingga warga diimbau tidak panik berlebihan. “Kita jangan panik. Tiga potensi bencana ini (banjir, karhutla, puting beliung) selalu terjadi, tapi pemerintah sudah siap menghadapinya. Naiknya permukaan air laut ini bukan hanya di Kubu Raya, tapi juga terjadi di banyak daerah,” ujar Sujiwo. Sujiwo menjelaskan bahwa banjir rob menjadi salah satu dari tiga ancaman bencana utama yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah, selain kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta puting beliung. Khusus untuk banjir rob, ancaman terbesar berada di kawasan pesisir dan dataran rendah. Baca Juga:  Kado Tahun Baru 2026, Sujiwo Pastikan Tugu Gaforaya Rampung 31 Desember Siapkan Skema Evakuasi Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah telah menyebarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di zona rawan genangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga disiagakan dengan skema evakuasi jika debit air membahayakan keselamatan. “BPBD telah menyiapkan tim untuk melakukan evakuasi jika diperlukan. Kami sudah memetakan wilayah yang berpotensi terendam dan menyiapkan lokasi aman bagi warga,” papar Sujiwo. Meski pasang air laut terjadi bersamaan dengan intensitas hujan tinggi di Kalimantan Barat, Sujiwo mengklaim kondisi di Kubu Raya relatif lebih terkendali berkat fungsi kanal dan saluran air yang optimal. “Kalaupun ada genangan, itu cepat surut karena kanal dan saluran kita fungsikan dengan baik. Upaya-upaya mitigasi ini terus kita perkuat,” tambahnya. Sujiwo berharap dengan penguatan sistem mitigasi dan kesiapsiagaan lintas sektor, dampak banjir rob dapat ditekan seminimal mungkin sehingga aktivitas sosial-ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar. Masyarakat juga diminta aktif memantau informasi resmi dari BMKG dan melaporkan kejadian banjir melalui perangkat desa setempat. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK