faktakalbar

Banjir Rob Pontianak Januari 2026 Diprediksi Capai 2 Meter

Penulis: Redaksi Monday, 05 January 2026 📖 1 menit
Banjir Rob Pontianak Januari 2026 Diprediksi Capai 2 Meter
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir rob Pontianak pada Januari 2026. Langkah antisipasi ini diambil menyusul adanya peringatan dini mengenai kenaikan pasang air laut yang signifikan di awal tahun. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono , menjelaskan bahwa berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ketinggian pasang air laut pada Januari 2026 berpotensi mencapai dua meter. Angka ini melampaui kondisi pada Desember lalu, di mana pasang rob tercatat sekitar 1,8 meter dan sempat memicu genangan di beberapa titik. Baca Juga:  8 Hari Menghilang, Gadis Asal Jungkat Ditemukan di Pontianak Bersama Pria Tak Dikenal Warga Bantaran Sungai Harap Waspada Edi Rusdi Kamtono menyoroti kawasan di sekitar Sungai Kapuas sebagai prioritas utama pemantauan. Wilayah ini terkena dampak langsung saat air pasang naik. Pemkot meminta warga yang tinggal di tepian sungai untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Selain waspada terhadap keselamatan diri, Edi juga menginstruksikan warga untuk melindungi harta benda. Masyarakat sebaiknya segera memindahkan barang berharga dan peralatan rumah tangga yang rentan rusak ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari jangkauan air. Wali Kota menekankan pentingnya mitigasi mandiri berdasarkan pengalaman banjir sebelumnya agar warga lebih siap menghadapi situasi serupa bulan ini. "Terutama rumah-rumah yang sebelumnya sempat terendam, agar pengalaman kemarin bisa menjadi pelajaran untuk lebih siap menghadapi kemungkinan yang sama," kata Edi Rusdi Kamtono. Baca Juga:  TNI AL dan Karantina Gagalkan Penyelundupan 133 Ton Bawang Bombai Ilegal Asal Pontianak Pemkot Pontianak memastikan petugas di lapangan siap siaga memantau kondisi banjir rob Pontianak dan membantu masyarakat yang membutuhkan selama periode pasang air laut tinggi ini berlangsung. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK