faktakalbar

Banjir Terjang 14 Desa di Melawi, Lebih dari Seribu KK Terdampak

Penulis: Redaksi Friday, 09 January 2026 📖 1 menit
Banjir Terjang 14 Desa di Melawi, Lebih dari Seribu KK Terdampak
Faktakalbar.id, MELAWI – Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir di Kabupaten Melawi, pada Kamis (8/1/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.35 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari. Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir di Suti Semarang Bengkayang, Bangunan Sekolah Nyaris Tenggelam Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa genangan air merendam permukiman warga di 14 desa yang tersebar di empat kecamatan. Hingga Kamis sore pukul 17.45 WIB, pantauan di lapangan menunjukkan beberapa wilayah masih tergenang, meskipun tidak tercatat adanya kenaikan tinggi muka air yang signifikan. Data Wilayah Terdampak Berdasarkan pendataan sementara, total populasi yang terdampak banjir di Kabupaten Melawi mencapai 1.027 kepala keluarga (KK). Adapun rincian wilayah kecamatan yang dilanda banjir adalah sebagai berikut: Kecamatan Tanah Pinoh: 4 desa terdampak. Kecamatan Tanah Pinoh Barat: 7 desa terdampak. Kecamatan Belimbing: 2 desa terdampak. Kecamatan Ella Hilir: 1 desa terdampak. Personel BPBD Kabupaten Melawi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta memberikan informasi kewaspadaan kepada warga di area yang berpotensi terdampak lebih buruk. Longsor Tutup Akses Jalan Selain banjir, curah hujan ekstrem juga memicu bencana tanah longsor di Desa Bemban Permai, Kecamatan Ella Hilir. Material longsor dilaporkan menutup akses jalan sehingga menghambat mobilitas warga. Saat ini, proses pembukaan akses jalan yang tertimbun masih menunggu kedatangan bantuan alat berat ke lokasi kejadian. Baca Juga: Banjir Nanga Taman Belum Surut, Polisi Evakuasi Lansia Sakit ke Puskesmas Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi Menyikapi puncak musim hujan, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Prakiraan cuaca untuk dua hari ke depan menunjukkan wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. BNPB mengharapkan seluruh sumber daya di wilayah dapat bersinergi untuk mengantisipasi potensi dampak bencana susulan. "Kesiapsiagaan personel, serta dukungan peralatan dan perlengkapan dipastikan berfungsi dengan baik. Apabila warga harus evakuasi, BPBD memastikan proses dan lokasi evakuasi yang aman," tulis BNPB dalam keterangannya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK