faktakalbar

Banjir Terjang Enam Kecamatan BNPB Catat Ribuan Rumah Terendam di Kabupaten Sarolangun Jambi

Penulis: Redaksi Wednesday, 29 April 2026 📖 2 menit
Banjir Terjang Enam Kecamatan BNPB Catat Ribuan Rumah Terendam di Kabupaten Sarolangun Jambi
Faktakalbar.id, JAMBI - Bencana hidrometeorologi berupa banjir di Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi merendam ribuan permukiman warga pada Sabtu (25/4/2026). Peristiwa banjir besar yang melanda enam kecamatan sekaligus ini terjadi menyusul curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut hingga memicu luapan debit air sungai ke area permukiman. Baca Juga:  Sungai Welang Meluap, Banjir di Kota Pasuruan Rendam Tujuh Kelurahan Berdasarkan pemutakhiran data penanganan bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode Senin (27/4/2026) hingga Selasa (28/4/2026), sebaran wilayah terdampak cukup luas. Kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Pauh tepatnya di Desa Kasang Melintang dan Kecamatan Batang Asal yang mencakup Desa Bukit Berantai, Pekan Gedang, Pulau Salak Baru, Paniban Baru, Bantu Empang, Muaro Pemuat, serta Simpang Narso. Kawasan lain yang juga diterjang genangan air adalah Kecamatan Bathin VIII yang meliputi Desa Tanjung Gagak, Rantau Gedang, Pulau Buayo, Teluk Kecimbung, Tanjung, Pulau Melako, Limbur Tembesi, dan Muara Lati. Selanjutnya luapan air juga merendam Kecamatan Lemur di Desa Pulau Pandan dan Muara Limun, Kecamatan Cermin Nan di Desa Tendah, Pemuncak, Telok Tigo, Sungai Keramat, Lubuk Resam Hilir, dan Telur Rendah, serta Kecamatan Sarolangun di wilayah Desa Sungai Abang, Baru, Brunei Dalam, Lidung, dan Ladang Panjang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun mencatat secara rinci tingkat kerusakan infrastruktur akibat banjir di Kabupaten Sarolangun ini. Terdapat lima unit rumah warga dan enam unit jembatan gantung yang mengalami rusak berat usai diterjang arus. Selain itu empat unit rumah dan satu unit jembatan tercatat mengalami rusak ringan. Secara keseluruhan genangan air merendam hingga 1.551 unit rumah warga di enam kecamatan tersebut. Baca Juga:  Hujan Deras Picu Sungai Meluap, Banjir Melanda Kabupaten Bogor Rendam 5 Kecamatan Beruntung tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden hidrometeorologi ini. Laporan terkini menyebutkan bahwa genangan air bah yang merendam permukiman warga telah sepenuhnya surut pada Senin (27/4/2026). BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diharapkan rutin memantau kondisi cuaca, memelihara saluran drainase lingkungan, serta segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman jika hujan lebat melanda wilayah mereka lebih dari satu jam dan mulai membatasi jarak pandang berkendara. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK