Bank Kalbar Dapat Kuota KUR Rp700 Miliar, Siap Salurkan Hingga Rp1 Triliun di 2025
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Bank Kalbar resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (
KemenKopUKM
) untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025. Penandatanganan dilakukan di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Jumat (25/4/2025), disaksikan langsung oleh Menteri UMKM, Maman Abdurrahman.
Dalam kerja sama ini, Bank Kalbar menjadi satu dari 46 bank yang dipercaya menyalurkan KUR. Direktur Utama
Bank Kalbar
, Rokidi, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya mendapat alokasi sebesar Rp700 miliar untuk KUR.
“Namun demikian, apabila kuota tersebut habis, maka akan ditambah lagi sebesar Rp300 miliar, sehingga total bisa mencapai Rp1 triliun di tahun ini,” kata Rokidi.
Baca Juga:
61 Tahun Bank Kalbar: Kinerja Tangguh, SDM Unggul, dan Prestasi Nasional
Maman dalam arahannya meminta agar penyaluran KUR dilakukan secara tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya menjaga prinsip kehati-hatian demi menjaga rasio kredit bermasalah (NPL).
“Tidak boleh ada ekspansi yang hanya mengutamakan kuantitas. Kita harus mengutamakan kualitas agar rasio kredit bermasalah tetap terjaga di bawah lima persen, sesuai dengan ketentuan OJK,” tegas Maman.
Penyaluran KUR tahun ini tak hanya dilakukan oleh bank nasional dan swasta, tetapi juga melibatkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia, termasuk Bank Kalbar.
“Saya menyambut baik program ini. Pemerintah pusat melalui Kementerian UMKM menaruh kepercayaan kepada BPD, khususnya Bank Kalbar, yang memiliki kinerja positif,” ungkap Rokidi.
Baca Juga:
Maman Ingatkan Bank Kalbar Perkuat Administrasi Internal dan Kekuatan Likuiditas Untuk Dukung UMKM
Rokidi menyampaikan optimisme bahwa Bank Kalbar akan mampu menyalurkan KUR secara maksimal, seperti capaian tahun sebelumnya.
“Tahun 2024 lalu, kami diberi kuota Rp600 miliar dan berhasil menyalurkan lebih dari 100%. Kami yakin, di 2025 ini kami bisa menembus angka Rp1 triliun,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan pemerintah menjadi motivasi untuk terus memperkuat sektor UMKM melalui skema kredit produktif yang sehat.
"Apa yang diberikan oleh Pak Menteri kepada Bank Kalbar membuat saya bangga. Beliau sangat perhatian karena yakin bahwa penyaluran KUR oleh Bank Kalbar berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” tutup Rokidi.
Baca Juga:
Bank Kalbar Dukung Operasi Pasar Bersama Gubernur Kalbar di Sambas
Tag:
#Bank Kalbar
#FaktaKalbar.id
#BPD Indonesia
#KUR 2025
#Kementerian UMKM
#Kredit Usaha Rakyat Bank Kalbar
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.