faktakalbar

Bank Kalbar Dorong Transaksi Digital, Pasang 16 Ribu Merchant QRIS dengan Perputaran Hingga Rp18,7 Miliar

Penulis: Redaksi Wednesday, 07 January 2026 📖 1 menit
Bank Kalbar Dorong Transaksi Digital, Pasang 16 Ribu Merchant QRIS dengan Perputaran Hingga Rp18,7 Miliar
Faktakalbar.id, PONTIANAK — Bank Kalbar terus mempercepat adopsi sistem pembayaran digital di Kalimantan Barat dengan memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Langkah ini merupakan komitmen bank daerah tersebut untuk menciptakan transaksi yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat. Direktur Umum Bank Kalbar, Rokidi , mengungkapkan bahwa pihaknya secara konsisten mengintegrasikan QRIS dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang, khususnya di sektor UMKM dan pameran. Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 16.000 mitra merchant  yang menggunakan layanan QRIS Bank Kalbar. "Kami terus memaksimalkan penggunaan QRIS di berbagai acara massal, seperti pameran dan showcase UMKM. Sampai hari ini, jumlah merchant yang sudah terpasang melampaui angka 16.000," ujar Rokidi dalam konferensi pers, Selasa (6/01/2026). Baca Juga:  Bank Kalbar Bengkayang Edukasi Pelajar SMPN 4 Teriak Pentingnya Menabung Sejak Dini Kesuksesan ini terlihat dari total nilai transaksi yang sudah menembus angka Rp18,7 miliar . Menurut Rokidi, angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat beralih ke transaksi digital, meski ia mengakui masih ada ruang untuk evaluasi dan pengembangan. Selain QRIS standar (statis), Bank Kalbar juga mengandalkan QRIS dinamis untuk mempermudah layanan publik, salah satunya pembayaran pajak kendaraan. "Lewat QRIS dinamis, masyarakat tidak perlu lagi mengantre lama. Cukup klik dan bayar, semua beres secara instan," tambahnya. Inovasi ini bahkan sudah merambah ke layanan lintas negara. Bank Kalbar telah menyediakan layanan pembayaran digital di kawasan perbatasan, seperti PLBN Entikong , untuk memudahkan masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK