faktakalbar

Bappeda Kalbar Dorong Sinkronisasi Pembangunan Kayong Utara dengan Pusat dan Provinsi

Penulis: Redaksi Saturday, 19 April 2025 📖 1 menit
Bappeda Kalbar Dorong Sinkronisasi Pembangunan Kayong Utara dengan Pusat dan Provinsi
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Barat mendorong sinkronisasi perencanaan pembangunan antara Kabupaten Kayong Utara dengan pemerintah pusat dan provinsi. Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Kalbar, Mahmudah, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Istana Rakyat, Sukadana, Kamis (17/04/2025). Musrenbang ini digelar dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Baca juga : Bank Kalbar Gelar RUPS 2024, Kayong Utara Terima Dividen Rp3,77 Miliar “Program dan kegiatan yang disepakati dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Kayong Utara Tahun 2026 harus betul-betul prioritas yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Mahmudah dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya forum Musrenbang sebagai ruang dialog yang efektif dalam menyerap aspirasi dan menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Mahmudah juga mengingatkan bahwa sinkronisasi RPJMD Kabupaten Kayong Utara dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional dan RKPD Provinsi Kalbar sangat diperlukan demi keharmonisan arah pembangunan lintas wilayah. “Perencanaan tahun 2026 harus memperhatikan tahapan serta sasaran pembangunan yang telah dirancang dalam RPJMD, dan juga tema serta fokus pembangunan di tingkat nasional maupun provinsi,” tegasnya. Ia berharap Musrenbang ini mampu menghasilkan program-program strategis yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat secara riil dan membawa manfaat nyata bagi pembangunan daerah. (amb) Baca juga: Bupati Kayong Utara, Tegaskan Empat Misi Besar Pembangunan Kayong Utara 2025 & 2029

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK