Baru Hobi Mendaki? Ini 5 Gunung 'Ramah Pemula' dengan View Juara yang Wajib Kamu Coba
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Tren mendaki gunung atau
hiking
kini kian digemari berbagai kalangan sebagai cara melepas penat.
Namun, bagi kamu yang baru pertama kali ingin menjajal hobi ini, memilih gunung yang tepat adalah kunci utama.
Salah memilih gunung dengan jalur yang terlalu
ekstrem
bisa membuat kapok, bahkan membahayakan keselamatan.
Untungnya, Indonesia memiliki banyak gunung dengan jalur pendakian yang relatif landai, durasi singkat, namun tetap menyuguhkan pemandangan alam yang memukau.
Baca Juga:
Jangan Sampai Di-Blacklist! Ini 4 Larangan Keras Saat Naik Gunung yang Wajib Dipatuhi
Berikut adalah 5 rekomendasi gunung yang wajib didaki oleh pemula setidaknya sekali seumur hidup:
1. Gunung Andong (Magelang, Jawa Tengah)
Gunung Andong sering disebut sebagai "gunung sejuta umat" dan tempat latihan terbaik bagi pendaki pemula.
Dengan ketinggian 1.726 mdpl, gunung ini memiliki jalur yang sangat jelas, tertata rapi, dan tidak terlalu terjal.
Kamu hanya membutuhkan waktu singkat sekitar 1,5 hingga 2 jam berjalan santai untuk sampai ke puncaknya.
Meski tidak terlalu tinggi, Andong menyuguhkan pemandangan 360 derajat yang luar biasa, di mana kamu bisa melihat kemegahan Gunung Merbabu, Merapi, Sindoro, dan Sumbing berjejer rapi dari kejauhan.
2. Gunung Prau (Wonosobo, Jawa Tengah)
Terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Gunung Prau dengan ketinggian 2.565 mdpl adalah
primadona
sejati bagi pendaki baru.
Gunung ini terkenal memiliki salah satu Golden Sunrise terbaik di Asia Tenggara yang memanjakan mata.
Jalur pendakian via Patak Banteng memang cukup menanjak, namun durasinya relatif singkat, hanya sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan santai.
Puncaknya yang berupa padang rumput luas atau sering disebut bukit teletubbies sangat nyaman untuk mendirikan tenda dan bermalam bersama teman-teman.
3. Gunung Papandayan (Garut, Jawa Barat)
Bagi warga Jawa Barat dan Jakarta, Papandayan adalah pilihan favorit untuk liburan akhir pekan.
Gunung setinggi 2.665 mdpl ini memiliki jalur yang sangat landai dan ramah fisik.
Fasilitasnya pun tergolong mewah untuk ukuran gunung, mulai dari toilet hingga warung makan yang tersedia di beberapa pos.
Daya tarik utamanya adalah Hutan Mati yang eksotis dan kawah belerang aktif yang menjadi spot foto sangat instagramable.
Untuk mencapai area kemah di Pondok Saladah, kamu hanya butuh waktu sekitar 4 jam perjalanan santai.
4. Gunung Ijen (Banyuwangi, Jawa Timur)
Meski secara teknis adalah wisata kawah, jalur menuju puncak Ijen di ketinggian 2.386 mdpl cukup menantang fisik namun tetap aman bagi pemula karena jalurnya lebar dan berpasir padat.
Fenomena alam Blue Fire atau api biru yang hanya ada dua di dunia menjadi alasan utama orang mendaki ke sini pada dini hari.
Selain itu, pemandangan danau kawah berwarna hijau toska saat matahari terbit sangatlah magis.
Waktu tempuh yang dibutuhkan biasanya berkisar antara 2 hingga 3 jam berjalan kaki dari area parkir.
5. Gunung Gede (Cianjur/Bogor, Jawa Barat)
Gunung Gede menawarkan pengalaman mendaki yang lebih lengkap dan sedikit lebih menantang dibanding empat gunung sebelumnya, namun tetap aman bagi pemula.
Dengan ketinggian 2.958 mdpl, jalur via Cibodas atau Putri sudah tertata dengan baik dan memiliki manajemen taman nasional yang profesional.
Daya tarik utama yang membuat lelah terbayar lunas adalah Alun-alun Surya Kencana, sebuah padang savana luas yang dipenuhi bunga Edelweiss abadi.
Estimasi pendakian memakan waktu 7 hingga 9 jam, sehingga sangat disarankan untuk berkemah satu malam agar bisa menikmati suasana dengan maksimal.
Tips Penting:
Meskipun gunung-gunung di atas ramah pemula, persiapan fisik seperti jogging seminggu sebelum mendaki tetap wajib dilakukan agar tubuh tidak kaget.
Jangan lupa gunakan sepatu gunung yang layak dan bawalah sampahmu turun kembali.
Jadi, gunung mana yang akan menjadi destinasi pendakian pertamamu?
Baca Juga:
Pemula Wajib Tahu! Ini 5 Tips Naik Gunung Agar Aman dan Tidak Kapok
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.