faktakalbar

Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Pontianak Maksimalkan Layanan via Aplikasi

Penulis: Redaksi Wednesday, 22 April 2026 📖 2 menit
Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Pontianak Maksimalkan Layanan via Aplikasi
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya mempermudah layanan pembayaran pajak daerah bagi masyarakat. Baca Juga:   Naik Dango 2026, Simbol Pelestarian Budaya dan Wisata Kota Pontianak Kini, warga dapat menunaikan kewajiban pajaknya secara praktis melalui berbagai platform digital hingga jaringan ritel modern. Kepala Bapenda Kota Pontianak, Ruli Sudira, mengungkapkan bahwa inovasi digitalisasi layanan ini berdampak positif terhadap antusiasme masyarakat. Warga dapat memanfaatkan aplikasi resmi e-Ponti, layanan e-commerce seperti Tokopedia, hingga mendatangi gerai ritel terdekat. "Terjadi peningkatan jumlah masyarakat Kota Pontianak yang membayar pajak melalui aplikasi. Bahkan sekarang masyarakat bisa membayar pajak di ritel modern seperti Indomaret hingga Alfamart," ungkapnya usai membuka kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Pajak Daerah (Opsen PKB, Opsen BBNKB, PBB-P2) dan program Go Kecamatan (Gokatan) di Aula Kecamatan Pontianak Selatan, Selasa (21/4/2026). Tingginya antusiasme warga dalam memanfaatkan kemudahan tersebut tecermin dari data penerimaan pajak pada tahun 2025. Ruli menyebutkan, dari total pajak sebesar Rp32 miliar yang dibayarkan masyarakat Kota Pontianak pada periode tersebut, sekitar Rp5,8 miliar di antaranya disumbangkan melalui transaksi aplikasi digital. Menurut Ruli, langkah jemput bola dan digitalisasi ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang sadar dan termotivasi untuk membayar pajak demi mendukung percepatan pembangunan di Kota Pontianak. Baca Juga:  Naik Dango 2026, Simbol Pelestarian Budaya dan Wisata Kota Pontianak "Terima kasih atas dukungannya selama ini kepada semua pihak dalam mendukung program pembangunan di Kota Pontianak lewat pembayaran pajak," ucapnya. Di tempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD Kota Pontianak, Yandi, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan Pemkot Pontianak. Ia menilai, pendekatan yang adaptif dengan kemajuan teknologi ini sangat mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajibannya. "Ini terobosan yang sangat baik. Kita berupaya mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, terlebih dengan adaptasi digitalisasi yang ada. Harapannya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang jauh lebih baik," sebut Yandi. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Pontianak merupakan kota yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa. Oleh karena itu, sumber pendanaan pembangunan di Kota Khatulistiwa ini sangat bergantung pada sektor pajak, sehingga kesadaran masyarakat memiliki peran yang amat vital. "Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah membangun Kota Pontianak dengan kesadarannya membayar pajak," tutupnya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK