faktakalbar

Beasiswa PKPA untuk 3.000 Orang: PA GMNI Gandeng Peradi Utama Wujudkan Advokat Unggul

Penulis: Redaksi Sunday, 20 July 2025 📖 2 menit
Beasiswa PKPA untuk 3.000 Orang: PA GMNI Gandeng Peradi Utama Wujudkan Advokat Unggul
Faktakalbar.id, NASIONAL - Sebuah langkah strategis untuk mencetak para penegak hukum yang unggul telah diambil. Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( PA GMNI ) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan organisasi advokat Peradi Utama pada Sabtu, (19/7/2025). Melalui kerja sama ini, disiapkan program beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang akan menyasar 3.000 kader PA GMNI di seluruh tanah air. Baca Juga: Konferda GMNI Kalbar Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Organisasi Program beasiswa ini ditujukan khusus bagi anggota PA GMNI yang telah menyandang gelar sarjana hukum, sarjana tinggi hukum, atau sarjana hukum Islam. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada para calon advokat masa depan. Anggaran yang disiapkan untuk program berskala nasional ini ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah dan akan direalisasikan secara bertahap. Seleksi Kader di 300 Cabang Ketua Harian DPP PA GMNI, Arudji Wahyono, menyatakan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara teliti untuk menjaring kader-kader terbaik dari jaringan luas yang mereka miliki. "Kita akan menyiapkan dan menyeleksi teman-teman alumni, ataupun juga GMNI yang sudah lulus, terutama ya sarjana hukum yang sekarang ini tersebar di seluruh Indonesia, di mana kami memiliki sekitar 300 cabang," kata Arudji Wahyono usai proses MoU di sebuah resto di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di sisi lain, Ketua DPP PA GMNI Bidang Hukum dan Perundang-Undangan, Budianto Tarigan, menekankan aspek ideologis di balik program ini. Menurutnya, tujuan utamanya adalah melahirkan para advokat yang berjiwa nasionalis. "Jadi jiwanya itu, alumni GMNI mempersiapkan kader pendekar hukum yang berhaluan nasionalis, kerja sama dengan PKPA itu untuk mempersiapkan kader-kader hukum, terutama di bidang lawyer, kira-kira gitu. Jadi ini beasiswanya itu beasiswa untuk mengikuti PKPA," ujar Budianto. Ketua Umum Peradi Utama, Hardi Fardiansyah, menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh program ini. Baca Juga: 10 DPC GMNI se-Kalbar Siap Sukseskan Kongres Nasional XXII di Bandung Ia menjelaskan bahwa beasiswa akan diberikan secara penuh dan akan melibatkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. "Jadi kami dari Peradi Utama, memberikan beasiswa full secara bertahap sebanyak 3.000 orang yang bisa direkomendasikan oleh PA GMNI. Di mana ini tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada kader-kader untuk memberikan suatu apresiasi, di mana ini bisa menjadi suatu upaya dari Peradi Utama membantu mencerdaskan anak bangsa," jelas Hardi. "Sehingga kita bisa membentuk advokat-advokat unggul dari kalangan PA GMNI," imbuhnya. Kolaborasi antara PA GMNI dan Peradi Utama ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya regenerasi advokat yang tidak hanya kompeten secara hukum, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap bangsa melalui program beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Baca Juga: GMNI Kalbar Soroti Pengadaan Anggaran Beli dan Sewa Kendaraan Dinas Pemprov, Cesar: Perlu Evaluasi Ulang (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK