Bebas Bau Apek! 8 Cara Jitu Keringkan Pakaian di Musim Hujan Tanpa Mesin Cuci
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Musim hujan adalah berkah, tetapi bisa menjadi masalah besar untuk urusan cucian.
Saat matahari enggan menampakkan diri berhari-hari, tumpukan pakaian basah bisa menjadi sumber stres.
Tanpa mesin pengering, risiko cucian tidak kering sempurna dan menimbulkan bau apek yang mengganggu sangatlah besar.
Tapi jangan khawatir, Anda tidak perlu pasrah dengan keadaan.
Baca Juga:
Pencuri Pakaian Tertangkap Basah oleh Warga di Pontianak Selatan, Polisi Amankan Pelaku
Dengan sedikit strategi dan memanfaatkan peralatan yang ada di rumah, pakaian Anda tetap bisa kering dan wangi.
Lupakan mesin cuci atau pengering mahal, berikut adalah 8 cara jitu mengeringkan pakaian saat musim hujan.
1. Peras Pakaian Hingga Tetesan Terakhir
Ini adalah langkah paling dasar namun
krusial
.
Sebelum dijemur, pastikan Anda memeras setiap helai pakaian sekuat mungkin. Semakin sedikit kandungan air yang tersisa, semakin cepat proses pengeringannya.
Untuk bahan tebal seperti jin atau handuk, Anda bisa meminta bantuan orang lain untuk memerasnya bersama.
2. Gunakan Trik Handuk Kering
Ini adalah trik rahasia yang sangat efektif.
Gelar sebuah handuk besar yang kering, letakkan pakaian basah yang sudah diperas di atasnya, lalu gulung bersama dengan kencang.
Setelah itu, tekan atau injak gulungan tersebut.
Handuk kering akan menyerap sisa air pada pakaian secara signifikan, membuatnya jauh lebih cepat kering saat dijemur.
3. Wajib Pakai Hanger dan Beri Jarak
Hindari menjemur pakaian dengan melipatnya di tali jemuran.
Gunakan gantungan baju (
hanger
) untuk setiap atasan, kemeja, atau bahkan celana. Menggantung pakaian membuat seluruh permukaannya terpapar udara.
Yang terpenting, berikan jarak yang cukup antar gantungan.
Pakaian yang saling menempel akan menghalangi sirkulasi udara dan menciptakan area lembap yang memicu bau apek.
4. Pilih Lokasi
Indoor
yang Tepat
Pilihlah satu ruangan di dalam rumah yang memiliki sirkulasi udara paling baik, idealnya yang dekat dengan jendela atau ventilasi.
Anda bisa menggunakan rak jemuran portabel (
jemuran menara
) yang tidak memakan banyak tempat.
Hindari menjemur di dapur yang penuh uap atau kamar mandi yang cenderung lembap.
5. Sahabat Terbaik: Kipas Angin
Inilah senjata utama Anda.
Letakkan kipas angin di dekat jemuran dan arahkan ke pakaian.
Nyalakan dengan kecepatan sedang dan atur agar berputar (osilasi) sehingga anginnya menyebar rata.
Angin dari kipas akan meniru hembusan angin alami, yang secara drastis mempercepat proses penguapan air dari serat kain.
6. Rajin Membolak-balik Posisi Pakaian
Jangan hanya menggantung pakaian dan meninggalkannya begitu saja.
Setiap beberapa jam, baliklah posisi pakaian Anda.
Bagian yang tadinya di belakang pindahkan ke depan, atau bagian kerah dan ketiak yang tebal bisa dihadapkan langsung ke kipas angin.
Ini memastikan seluruh bagian pakaian kering secara merata.
7. Tuntaskan dengan Setrika
Jika pakaian sudah dalam kondisi setengah kering atau lembap, Anda bisa mempercepat prosesnya dengan setrika.
Setrika pakaian dengan suhu yang sesuai.
Panas dari setrika tidak hanya akan menguapkan sisa air, tetapi juga membantu membunuh bakteri penyebab bau apek, membuat pakaian lebih segar.
8. Cegah Bau Apek Sejak Proses Mencuci
Pencegahan adalah kunci.
Saat membilas cucian, Anda bisa menambahkan setengah cangkir cuka putih atau beberapa sendok makan soda kue ke dalam air bilasan terakhir.
Keduanya adalah bahan alami yang efektif
menetralisir
jamur dan bakteri penyebab bau tidak sedap.
Jangan khawatir, bau cuka akan hilang saat pakaian kering.
Dengan menerapkan cara-cara di atas, musim hujan tak akan lagi jadi momok untuk urusan cucian.
Selamat mencoba!
Baca Juga:
Baju Kusut Tanpa Setrika? Coba 3 Trik Ajaib Ini Agar Tetap Rapi
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.