faktakalbar

Bawaslu Kalbar Bedah Buku Srikandi Pengawas Pemilu

Penulis: Redaksi Thursday, 21 August 2025 📖 1 menit
Bawaslu Kalbar Bedah Buku Srikandi Pengawas Pemilu
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat menggelar bedah buku “Srikandi Mengawasi Pemilu: Kisah Perempuan Pengawas Pemilu dalam Mengawasi Pemilu 2024” di Hotel Harris . Buku setebal 244 halaman ini ditulis 30 perempuan pengawas pemilu dari berbagai daerah di Indonesia. Baca Juga:  Bawaslu Kalbar Gandeng Media, Perkuat Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Isinya mengangkat pengalaman, tantangan, dan kontribusi mereka dalam mengawal demokrasi. Tenaga Ahli Bawaslu RI, Apriyanti Marwah, mengatakan buku tersebut dikemas populer dan kreatif sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban sekaligus penguatan peran perempuan dalam pengawasan pemilu. Peluncuran dan bedah buku ini juga menjadi bagian dari edukasi politik kepada publik. Penulisan buku dimulai sejak tahapan pengawasan logistik hingga pelaksanaan Pilkada yang penuh dinamika latar sosio-kultural masyarakat. Salah satu penulis asal Kalbar, Agnesia Erni, membagikan kisah perjalanannya dari Panwascam di Tumbang Titi , Kabupaten Ketapang, hingga menjadi bagian dari Bawaslu provinsi. Ia menegaskan, kesempatan untuk berkiprah dalam pengawasan pemilu terbuka bagi siapa pun, termasuk perempuan dari daerah terpencil. Baca Juga:  Bawaslu Kalbar Temukan Ribuan Ketidaksesuaian dalam Proses Coklit Pilkada 2024 “Karena kesempatan itu tidak hanya untuk orang-orang yang berada di kota, melainkan saya sebagai contoh yang berasal dari daerah bisa ikut berkompetisi di provinsi, ” ujar Agnesia. Anggota Bawaslu Kalbar, Yosef Harry Suyadi, berharap kegiatan ini memperkuat peran perempuan sebagai penggerak demokrasi sekaligus memberi inspirasi bagi masyarakat luas. (fd)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK