faktakalbar

Belajar dari Siklon Tropis Senyar, BNPB Perkuat Mitigasi Bencana Nataru di Daerah

Penulis: Redaksi Tuesday, 30 December 2025 📖 1 menit
Belajar dari Siklon Tropis Senyar, BNPB Perkuat Mitigasi Bencana Nataru di Daerah
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) meminta seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala BNPB, Suharyanto, mengingatkan dampak masif yang ditimbulkan oleh Siklon Tropis Senyar di Sumatra beberapa waktu lalu harus menjadi pelajaran serius. Baca Juga: Kepala BNPB Suharyanto Minta BPBD Punya Wewenang Penuh Antisipasi Bencana Nataru Berdasarkan data BNPB, fenomena siklon tersebut menyebabkan lonjakan korban jiwa hingga lebih dari 1.100 orang dan kerugian materiil mencapai puluhan triliun rupiah. "Ini sudah turun, tapi ketika 25-26 November 2025 terjadi Siklon Senyar, di tiga provinsi di Sumatra, tentunya grafik ini naik lagi. Karena bertambah 1.100 korban jiwa dan menelan biaya kerusakan puluhan triliun,” ungkap Suharyanto, Senin (29/12). Perkuat Peringatan Dini Untuk mencegah terulangnya jatuhnya banyak korban, Suharyanto menginstruksikan penguatan sistem peringatan dini yang mudah dipahami warga, seperti rambu dan peta risiko bencana. Ia mencontohkan langkah mitigasi sederhana namun krusial, yakni evakuasi mandiri jika hujan deras terjadi lebih dari tiga jam. "Peta risiko. Jangan sekali lagi warga terdadak karena banjir dan banjir bandang. Mohon contohnya hujan deras lebih dari tiga jam, warga yang berada di lereng tebing harus diungsikan,” jelasnya. Baca Juga: Semarang hingga Subang Terendam, Cuaca Ekstrem Dominasi Laporan Bencana BNPB Selain itu, aspek tata ruang seperti drainase permukiman juga menjadi sorotan. Kepala BPBD diinstruksikan untuk rutin mengecek kondisi drainase dan tempat penampungan air untuk meminimalisir risiko banjir. "Kita harus berfikir upaya sederhana yang bisa menyentuh langsung masyarakat. Belajar dari pengalaman dari bencana yang sekarang ada. Mudah-mudahan periode nataru ini tidak terjadi bencana di negara kita ini,” pungkas Suharyanto. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK