faktakalbar

Belum Daftar PSE, Komdigi Resmi Blokir Wikipedia

Penulis: Redaksi Sunday, 29 March 2026 📖 1 menit
Belum Daftar PSE, Komdigi Resmi Blokir Wikipedia
Faktakalbar.id, NASIONAL - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital ( Komdigi ) mengambil langkah pemblokiran terhadap situs Wikimedia Commons terhitung mulai Rabu (25/3/2026). Akun X resmi Wikipedia bahasa Indonesia (@idwiki) telah mengonfirmasi penutupan akses ini kepada publik. Langkah ini Komdigi ambil karena Wikimedia Foundation selaku induk organisasi belum menyelesaikan proses pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Baca Juga:  Komdigi Resmi Blokir 8 Medsos Anak Mulai Akhir Maret Sempat Lakukan Pembatasan Bertahap Sebelum menjatuhkan pemblokiran total, Komdigi sebenarnya sudah melakukan langkah persuasif. Pemerintah membatasi akses secara bertahap, salah satunya dengan menutup fitur login sejak 25 Februari 2026 lalu. Pemerintah berjanji akan menormalisasi akses layanan jika Wikimedia segera menuntaskan kewajiban pendaftarannya. Wikimedia Commons memegang peran sangat vital sebagai infrastruktur penyimpanan visual utama untuk seluruh proyek Wikipedia. Pemblokiran platform ini otomatis melumpuhkan akses publik maupun para editor dalam mencari, mengunggah, hingga mengunduh berbagai aset multimedia berlisensi bebas, seperti foto dan video. Status Non-Profit Bukan Pengecualian Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa aturan pendaftaran platform digital berlaku mutlak. Baca Juga:  Implementasi Permenkomdigi No 7 Tahun 2026: Telkomsel Resmi Terapkan Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik Wajah Pemerintah tidak memberikan pengecualian kewajiban pendaftaran PSE, meskipun Wikipedia berstatus sebagai organisasi nirlaba (non-profit). Kewajiban ini sangat berkaitan erat dengan komitmen negara dalam memberikan perlindungan data pribadi Warga Negara Indonesia. Sementara itu, pihak Wikipedia Indonesia menyatakan masih terus memantau situasi dan akan segera mengumumkan pembaruan informasi kepada para pengguna setia mereka di tanah air. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK