faktakalbar

Bencana Hidrometeorologi Masih Dominasi Saat Musim Pancaroba, Ini Update dari BNPB

Penulis: Redaksi Thursday, 15 May 2025 📖 2 menit
Bencana Hidrometeorologi Masih Dominasi Saat Musim Pancaroba, Ini Update dari BNPB
Faktakalbar.id, NASIONAL - Bencana hidrometeorologi masih menjadi ancaman utama di berbagai daerah Indonesia saat memasuki masa peralihan musim. Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) mencatat sejumlah kejadian bencana seperti banjir, longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah, terutama di Pulau Jawa dan Sulawesi. Banjir di Poso, Sulawesi Tengah Hujan lebat mengguyur Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Rabu (14/5) pukul 02.00 WITA. Akibatnya, Desa Kancu terendam banjir. Hari ini, Kamis (15/5), banjir sudah surut dan warga mulai membersihkan sampah yang terbawa arus. Banjir berdampak pada 15 kepala keluarga (KK), namun tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa. Longsor di Mamasa, Sulawesi Barat Tanah longsor melanda Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Senin (12/5). Tiga desa terdampak adalah Ulusalu, Ulusalu Indah, dan Saloan. Sebanyak 21 KK terdampak dan 7 KK (31 jiwa) mengungsi ke rumah kerabat. Kerugian materiil mencakup 5 rumah rusak berat, 4 rusak sedang, 5 rusak ringan, dan 7 rumah lainnya terancam. Tim BPBD bersama dinas terkait tengah membuka akses jalan yang tertutup longsoran dengan alat berat. Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Basah Kembali Melanda Beberapa Wilayah di Indonesia, BNPB Imbau Waspada Banjir di Minahasa, Sulawesi Utara Banjir juga terjadi di Kelurahan Liniar, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Kamis (1/5) pukul 19.00 WITA. Sebanyak 317 KK (1.268 jiwa) terdampak. Pada Rabu (13/5), beberapa warga mengungsi ke kantor kelurahan Kiniar. Proses pendataan masih dilakukan oleh BPBD setempat. Banjir Bandang di Jawa Timur Banjir bandang menerjang Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Senin (12/5). Kejadian ini menewaskan satu warga yang ditemukan oleh tim SAR gabungan keesokan harinya. Banjir terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan aliran sungai meluap secara tiba-tiba. Dua warga lainnya berhasil selamat. Di Kabupaten Lumajang, banjir bandang terjadi di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, pada Selasa (13/5). Dampaknya, 139 KK (512 jiwa) terdampak, dan akses jalan lintas Sumber Langsep terputus karena material banjir. Warga Dusun Kebondeli Selatan juga terancam banjir susulan apabila tanggul jebol. Karhutla di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda dua desa di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, pada Rabu (14/5) pukul 16.08 WIB. Titik api terdeteksi di Desa Parit dan Palem Raya, membakar lahan seluas 2,25 hektare. BPBD telah memadamkan api pada Kamis (15/5). Karhutla juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah, pada hari yang sama. Masing-masing wilayah mengalami kebakaran seluas 0,5 hektare dan kini telah berhasil dikendalikan oleh petugas. Baca Juga: Bencana Alam Landa Sejumlah Wilayah di Indonesia, BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada Imbauan BNPB “BNPB terus mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk siap siaga dan waspada terhadap potensi bencana,” ujar juru bicara BNPB dalam keterangan tertulis. Meski memasuki masa pancaroba, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor tetap perlu diantisipasi. Masyarakat diminta aktif memantau informasi cuaca melalui kanal resmi pemerintah. Untuk mencegah kebakaran hutan, BNPB juga mengimbau warga segera melaporkan bila melihat titik api.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK