faktakalbar

Beredar Video Asusila Oknum Guru Berseragam Korpri di Kafe, DPRD Pontianak Desak Dinas Pendidikan Bertindak

Penulis: Redaksi Wednesday, 03 December 2025 📖 1 menit
Beredar Video Asusila Oknum Guru Berseragam Korpri di Kafe, DPRD Pontianak Desak Dinas Pendidikan Bertindak
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Warga Kota Pontianak dihebohkan dengan beredarnya rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila oleh sepasang pria dan wanita di tempat umum. Dalam video yang viral di media sosial tersebut, kedua oknum itu tampak mengenakan seragam batik Korpri, identitas khas Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga terjadi di salah satu kafe di wilayah Pontianak Timur. Kedua oknum yang terekam kamera diduga berprofesi sebagai guru dengan status ASN atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Baca Juga:  Diduga Berbuat Asusila, Oknum Kepsek di Kayong Utara Digerebek Warga Tindakan yang terekam dalam video tersebut memicu reaksi dari berbagai pihak, mengingat keduanya mengenakan atribut pegawai pemerintah di ruang publik. Sorotan DPRD Pontianak Menanggapi kegaduhan tersebut, Anggota DPRD Kota Pontianak, angkat bicara. Ia menyayangkan adanya dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh oknum pendidik. Menurutnya, seorang guru memiliki tanggung jawab moral sebagai teladan, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. "Kejadian ini tentu memprihatinkan. Guru adalah pendidik dan panutan. Jika perilaku yang tidak patut dipertontonkan di ruang publik, kita khawatir akan dampaknya terhadap moral siswa yang mereka didik," ujar Anggota DPRD Kota Pontianak tersebut dalam keterangannya. Dirinya mendesak pihak terkait untuk segera melakukan penelusuran guna memastikan identitas kedua oknum tersebut. Jika terbukti melanggar kode etik kepegawaian maupun norma sosial, ia meminta adanya sanksi tegas dari pihak sekolah maupun dinas terkait. "Pihak berwenang harus segera mengusut identitas oknum tersebut dan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. Langkah tegas diperlukan agar integritas dunia pendidikan di Pontianak tetap terjaga," tambahnya. Belum Ada Keterangan Resmi Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Sri Sujiarti, belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar luas tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan singkat sejak Jumat (29/11/2025) belum mendapatkan respons. Publik kini menanti langkah konkret dari dinas terkait untuk mengklarifikasi kasus ini. Baca Juga:  Geger di Tasikmalaya, Kakek 80 Tahun Digerebek Warga Saat Berbuat Asusila dengan Pria Lansia Lain (RN)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK