faktakalbar

Berkedok Ngabuburit, Aksi Balap Liar Remaja di Pontianak Utara Kocar-kacir Dibubarkan Polisi

Penulis: Redaksi Friday, 06 March 2026 📖 2 menit
Berkedok Ngabuburit, Aksi Balap Liar Remaja di Pontianak Utara Kocar-kacir Dibubarkan Polisi
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pontianak Utara  membubarkan aksi balap liar di Pontianak yang dilakukan oleh sejumlah remaja. Peristiwa penertiban ini berlangsung di kawasan Jalan Sungai Selamat, Kelurahan Siantan Hilir, pada Kamis (5/3/2026) sore. Baca Juga: Kapolsek Sungai Ambawang Ingatkan Remaja Jauhi Balap Liar dan Perang Sarung Aksi adu kecepatan kendaraan bermotor tersebut diketahui sengaja menggunakan kedok kegiatan ngabuburit atau tradisi menunggu waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan. Alih-alih melakukan kegiatan yang positif, sekelompok remaja tersebut justru berkumpul di jalanan umum untuk memacu kendaraan mereka secara ugal-ugalan yang berpotensi besar membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Kehadiran armada tim patroli kepolisian secara tiba-tiba di lokasi kejadian seketika membuat para remaja tersebut panik tak berkutik. Mengetahui aparat penegak hukum tiba di lokasi, para pelaku yang diduga kuat akan melakukan aksi balap liar di Pontianak tersebut langsung kocar-kacir melarikan diri lantaran takut diamankan oleh petugas yang berwenang. Berdasarkan pantauan aparat di lapangan, belasan unit sepeda motor yang awalnya bersiap untuk menggelar aksi balapan liar tersebut terpantau memacu kendaraannya dan melarikan diri ke arah Jalan Kebangkitan Nasional. Baca Juga: Cegah Balap Liar dan Perang Sarung, Patroli Subuh Polres Kubu Raya Diintensifkan Selama Ramadan Dalam operasi penertiban jalanan pada sore itu, tim patroli kepolisian mengambil langkah taktis dengan tidak melakukan pengejaran secara langsung terhadap para pelaku yang melarikan diri. Keputusan ini diambil oleh aparat guna meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas yang fatal akibat kepanikan para remaja yang memacu kendaraannya di tengah kepadatan arus lalu lintas sore hari. Meskipun tidak ada kendaraan yang disita ke markas komando, petugas tetap mengambil tindakan preventif dengan memberikan imbauan dan teguran edukatif secara langsung kepada sejumlah remaja yang kebetulan masih berada di sekitar lokasi kejadian. Mereka dilarang keras untuk ikut-ikutan menonton apalagi melakukan aktivitas balap liar. Selain memberikan edukasi, aparat keamanan juga mengancam dengan peringatan keras bagi siapa saja yang masih membandel. Pihak kepolisian menegaskan bahwa apabila di kemudian hari masih kedapatan kelompok remaja yang nekat melakukan adu balap liar, petugas tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan lalu lintas yang berlaku. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK