GMNI Singkawang dan GMNI Sambas Gelar KTD Bersama
Faktakalbar.id, SAMBAS –
Di tengah dinamika internal organisasi, DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (
GMNI
) Kabupaten
Sambas
dan DPC GMNI Kota
Singkawang
mengambil langkah simbolik dengan menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) bersama.
Mengusung tema “Bersatu dalam Jalan Setia Marhaenis,” kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa semangat ideologi mampu melampaui sekat-sekat struktural.
Baca Juga:
Beasiswa PKPA untuk 3.000 Orang: PA GMNI Gandeng Peradi Utama Wujudkan Advokat Unggul
Kegiatan yang diikuti oleh 15 kader dari kedua cabang ini berlangsung selama tiga hari, 17-19 Oktober 2025, di Danau Sebedang, Kabupaten Sambas.
Tujuannya jelas: memperkuat pemahaman ideologi Marhaenisme dan meneguhkan kembali nilai persatuan sebagai fondasi perjuangan.
Ketua DPC GMNI Sambas, Bung Rajili, menyatakan bahwa momentum ini lebih dari sekadar kolaborasi administratif, melainkan pengamalan ideologi.
“Momen DPC Sambas dan Singkawang dalam satu semangat persatuan ini bukan sekadar kolaborasi administratif, melainkan wujud nyata dari pengamalan ideologi Marhaenisme yang mengajarkan kita untuk selalu bersatu, bergotong-royong, dan bahu-membahu dalam perjuangan,” ujar Bung Rajili.
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Kota Singkawang, Johriansyah (Bung Johri), memberikan refleksi kritis. Menurutnya, tema persatuan ini lahir dari kegelisahan terhadap arah gerak organisasi yang paradoks.
“GMNI, yang lahir dari rahim perjuangan rakyat, kini berada dalam situasi yang paradoks di satu sisi terus menyerukan semangat persatuan, tapi di sisi lain masih terjebak dalam fragmentasi internal yang tak kunjung usai,” ujar Bung Johri.
Ia menegaskan bahwa Kaderisasi GMNI Sambas-Singkawang ini adalah upaya menghadirkan ruang perjumpaan di mana ideologi dihayati sebagai napas perjuangan, bukan sekadar slogan.
Baca Juga:
Konferda GMNI Kalbar Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Organisasi
Ironisnya, kata Johri, kedua cabang yang secara formal berada di "gerbong" berbeda dalam konstelasi nasional justru bisa duduk bersama dalam satu meja kaderisasi.
“Tapi mungkin di situlah letak kejujuran perjuangan. Bahwa persatuan sejati tidak tumbuh dari keseragaman struktur, melainkan dari kesamaan komitmen terhadap ideologi dan rakyat,” pungkas Bung Johri.
Kegiatan Kaderisasi GMNI Sambas-Singkawang ini juga mendapat dukungan penuh dari para alumni (PA GMNI) kedua daerah.
Melalui aksi nyata ini, GMNI di akar rumput ingin mengirim pesan kuat ke seluruh Indonesia: di tengah badai perpecahan, persatuan dalam kerja-kerja ideologis adalah jalan yang harus ditempuh.
Baca Juga:
10 DPC GMNI se-Kalbar Siap Sukseskan Kongres Nasional XXII di Bandung
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.