Bibir Kering dan Mengelupas Saat Demam? Ini 4 Alasan Medis di Baliknya
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Saat tubuh diserang demam, berbagai respons tidak nyaman sering kali muncul.
Selain suhu tubuh yang meningkat, sakit kepala, dan badan lemas, ada satu keluhan yang hampir selalu menyertai: bibir menjadi sangat kering, pecah-pecah, bahkan hingga mengelupas.
Meskipun terlihat
sepele
, kondisi ini bisa sangat mengganggu dan menambah rasa tidak nyaman.
Bibir yang mengelupas saat demam bukanlah kebetulan. Ini adalah sinyal tubuh yang menunjukkan adanya beberapa proses yang sedang terjadi akibat penyakit.
Baca Juga:
Demam Bikin Badan Pegal dan Mata Perih? Ini 4 Alasan Ilmiahnya
Lalu, mengapa demam selalu identik dengan bibir kering? Berikut adalah 4 alasan utama di baliknya.
1. Dehidrasi Akibat Suhu Tinggi
Ini adalah alasan paling umum dan paling utama.
Demam adalah cara tubuh melawan infeksi dengan meningkatkan suhu internal.
Proses ini "membakar" banyak energi dan cairan.
Tubuh kehilangan cairan secara
masif
melalui keringat (upaya tubuh untuk mendinginkan diri) dan penguapan.
Ketika tubuh kekurangan cairan (dehidrasi), ia akan mengambil cadangan air dari area yang dianggap tidak vital.
Bibir, yang memiliki lapisan kulit sangat tipis dan tidak memiliki kelenjar minyak sendiri, adalah salah satu area pertama yang menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.
2. Pernapasan Melalui Mulut
Seringkali, demam disertai dengan gejala lain seperti hidung tersumbat akibat flu atau radang. Kondisi ini memaksa kita untuk bernapas melalui mulut, bukan melalui hidung.
Aliran udara yang terus-menerus melewati bibir, baik saat menarik maupun mengembuskan napas, akan mengikis kelembapan alami bibir dengan sangat cepat.
Proses penguapan paksa inilah yang membuat bibir menjadi kering, retak, dan akhirnya mengelupas.
3. Panas Tubuh yang "Memanggang"
Suhu tubuh yang tinggi (panas) tidak hanya dirasakan di dalam, tetapi juga memancar ke luar.
Panas ini meningkatkan
Transepidermal Water Loss
(TEWL), yaitu proses hilangnya air dari lapisan kulit ke udara.
Kulit bibir yang tipis menjadi sangat rentan terhadap panas ini.
Kelembapan di permukaannya menguap lebih cepat dari biasanya, menyebabkannya kehilangan elastisitas dan menjadi kaku, yang berujung pada pecah-pecah.
4. Kebiasaan Menjilati Bibir
Ini adalah lingkaran setan yang sering terjadi.
Saat bibir terasa kering, respons alami kita adalah menjilatinya untuk memberikan kelembapan sesaat. Namun, air liur (saliva) bukanlah pelembap yang baik.
Air liur mengandung enzim pencernaan yang justru dapat mengiritasi lapisan kulit bibir yang rapuh.
Setelah air liur menguap dan penguapannya terjadi sangat cepat kondisi bibir akan menjadi jauh lebih kering dan teriritasi daripada sebelumnya, sehingga memperparah pengelupasan.
Bagaimana Cara Mengatasinya?
Kabar baiknya, bibir kering saat demam bisa diatasi dengan mudah:
Fokus pada Hidrasi:
Perbanyak minum air putih, jus buah, atau kuah sup hangat untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Gunakan Pelembap:
Oleskan
lip balm
,
petroleum jelly
, atau pelembap bibir lainnya sesering mungkin, terutama sebelum tidur.
Hindari Menjilati Bibir:
Lawan keinginan untuk menjilati bibir. Selalu siapkan
lip balm
sebagai gantinya.
Atasi Sumbernya:
Fokus pada penyembuhan demam dan penyebabnya.
Dengan memahami alasan di baliknya, Anda bisa lebih cepat mengatasi masalah bibir mengelupas dan membuat proses pemulihan demam menjadi sedikit lebih nyaman.
Baca Juga:
Anak Kost Demam? Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Wajib Ini di Kamar
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.