faktakalbar

BKN Siapkan Sistem Tes CPNS Baru, Sertifikat CAT Akan Berlaku 2 Tahun Seperti TOEFL

Penulis: Redaksi Saturday, 19 July 2025 📖 1 menit
BKN Siapkan Sistem Tes CPNS Baru, Sertifikat CAT Akan Berlaku 2 Tahun Seperti TOEFL
Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah merancang sebuah terobosan signifikan dalam sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di masa mendatang. Rencananya, tes berbasis Computer Assisted Test ( CAT ) akan dirombak menjadi lebih fleksibel, di mana hasilnya akan berupa sertifikat yang berlaku selama dua tahun, mirip dengan sistem sertifikat kemahiran bahasa Inggris, TOEFL . Menurut informasi yang beredar, perubahan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pelamar serta mengefisiensikan anggaran negara. Jika rencana ini diresmikan, para pejuang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak perlu lagi mengikuti tes seleksi setiap kali ada pembukaan formasi. Baca Juga:  Pemerintah Belum Buka Seleksi CPNS dan PPPK 2025 Fleksibilitas dan Efisiensi Anggaran Kepala BKN dalam pernyataannya mengindikasikan bahwa sistem tes CAT yang selama ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia memakan biaya yang sangat besar. Dengan sistem baru, pelaksanaan tes tidak lagi terikat pada jadwal serentak secara nasional. "Pelaksanaan tes CAT secara serentak menelan biaya yang sangat besar. Sistem baru ini diharapkan dapat menjadi kebijakan yang lebih baik," ungkap Kepala BKN. Para calon pelamar nantinya dapat mengikuti tes kapan saja sesuai kesiapan mereka. Hasil tes tersebut akan diterbitkan dalam bentuk sertifikat yang memiliki masa berlaku selama dua tahun. Sertifikat inilah yang nantinya dapat digunakan untuk mendaftar pada berbagai formasi CPNS yang dibuka dalam kurun waktu tersebut. Dampak bagi Calon Pelamar Meskipun desain sistem ini belum sepenuhnya final dan belum diresmikan, kabar ini telah disambut dengan antusias oleh masyarakat, khususnya para calon pelamar CPNS. Fleksibilitas ini memungkinkan mereka untuk mempersiapkan diri jauh-jauh hari dan mengikuti tes pada saat merasa paling siap, tanpa tekanan jadwal yang ketat. Dengan adanya sertifikat yang valid selama dua tahun, pelamar yang mungkin gagal pada satu kesempatan pendaftaran dapat langsung menggunakan nilai yang sama untuk mendaftar di kesempatan berikutnya tanpa harus mengulang tes dari awal. BKN berharap terobosan ini dapat membuat proses seleksi ASN menjadi lebih efisien, transparan, dan pada akhirnya menarik minat generasi muda yang lebih kompeten untuk bersaing menjadi abdi negara. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK