BNPB Dampingi Tim Pengawas DPR RI Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang
Faktakalbar.id, LUMAJANG –
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB
) terus memperkuat sinergi dengan lembaga legislatif dalam penanganan bencana nasional.
Kali ini, BNPB mendampingi Tim Pengawas Penanganan Bencana Dewan Perwakilan Rakyat (
DPR
) RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (26/11/2025).
Baca Juga:
Kepala BNPB Desak Pemkab Lumajang Percepat Relokasi Warga Terdampak Erupsi Semeru di Dusun Sumbersari
Dalam agenda tinjauan lapangan tersebut, rombongan Tim Pengawas didampingi langsung oleh Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati.
Fokus kunjungan menyasar dua titik krusial. Pertama, rombongan meninjau kondisi Jembatan Gladak Perak untuk melihat secara langsung dampak aliran lahar dingin Gunung Semeru terhadap infrastruktur vital.
Kedua, rombongan bergerak menuju Pos Pengungsian di SMP 2 Pronojiwo. Di lokasi ini, para wakil rakyat berdialog langsung dan memberikan dukungan moril kepada para pengungsi yang masih bertahan.
Sebelum terjun ke lapangan, Tim Pengawas Penanganan Bencana DPR RI terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi tingkat tinggi.
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Timur, Pejabat Eselon 1 Kementerian Sosial, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNPB menyampaikan apresiasi tinggi terhadap respons cepat pemerintah daerah. Upaya mitigasi yang terukur dinilai berhasil menekan risiko fatalitas, sehingga tidak ada korban jiwa yang jatuh akibat erupsi kali ini.
Suharyanto juga memaparkan langkah-langkah strategis yang telah diambil pemerintah pusat melalui BNPB.
Baca Juga:
Update Pascaerupsi Gunung Semeru: Pengungsi Mulai Pulang, 187 Pendaki Ranu Kumbolo Selamat
Mulai dari evakuasi terpadu, pembersihan material vulkanik, distribusi logistik, pendirian pos pengungsian, hingga penggunaan teknologi drone untuk pemetaan dan perencanaan relokasi.
“Kami dari BNPB berkomitmen untuk terus mendukung penanganan darurat maupun rencana relokasi warga terdampak yang saat ini sedang disiapkan lahannya oleh pemerintah daerah. Terima kasih juga kepada tim pengawas penanganan bencana DPR RI yang juga sudah turut hadir di tengah masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Semeru ini,” ujar Suharyanto di Pendopo Bupati Lumajang.
Sementara itu, Ketua Timwas Penanganan Bencana DPR RI dari Fraksi Gerindra, Husni, menyambut baik paparan tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras BNPB, Pemkab Lumajang, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan darurat ini.
“Semoga melalui pertemuan ini dapat memberikan kontribusi yang optimal dalam upaya membantu korban terdampak bencana erupsi Gunung Semeru. Masyarakat terdampak tidak sendirian dalam menghadapi bencana,” kata Husni menegaskan.
Husni juga menyatakan komitmen parlemen untuk mendukung realisasi rencana rehabilitasi dan rekonstruksi, terutama terkait pembangunan kembali infrastruktur yang hancur di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.
Sebagai wujud kepedulian nyata, Tim Pengawas menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat dan pemerintah daerah melalui BNPB dan Baznas.
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp1,3 miliar, yang dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta logistik peralatan pendukung.
Baca Juga:
Status Awas Semeru: Lumajang Tetapkan Tanggap Darurat, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.