BNPB Gelar Seminar Nasional Pengembangan Sains dan Teknologi Menuju Industrialisasi Kebencanaan
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Dalam rangka memperkuat ketangguhan bangsa dalam penanggulangan bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB
) melalui Direktorat Sistem dan Strategi bekerja sama dengan PT. Pamerindo Indonesia dan PT. Expo Kayanna Mandiri menggelar seminar nasional bertema “Pengembangan Sains dan Teknologi Menuju Industrialisasi Kebencanaan” di Hotel Mercure Sabang, Jakarta pada (21/5/2025).
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Asia Disaster Management & Civil Protection Expo and Conference (ADEXCO) 2025.
ADEXCO 2025 dirancang sebagai pameran komprehensif yang akan menampilkan berbagai alat, peralatan, serta produk inovatif di bidang kebencanaan yang dilengkapi dengan seminar dan kompendium sebagai ruang kolaborasi multipihak
.
Baca Juga:
Kerjasama Penanggulangan Bencana BNPB – AFAD Turkiye
Tujuan Seminar
Seminar ini bertujuan untuk:
Mengidentifikasi potensi sains dan teknologi terkini dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.
Mendorong kolaborasi yang lebih erat antara akademisi, peneliti, pelaku industri, dan pemerintah.
Merumuskan arah kebijakan dan strategi yang komprehensif untuk industrialisasi kebencanaan nasional.
Menstimulasi lahirnya industri-industri berbasis teknologi kebencanaan yang inovatif, mandiri, dan berkelanjutan di tanah air.
Pokok Bahasan Seminar
Adapun pokok bahasan yang dieksplorasi dalam seminar meliputi:
Eksplorasi inovasi sains dan teknologi termutakhir dalam penanggulangan bencana.
Identifikasi kebutuhan riil dan kesenjangan teknologi kebencanaan di lapangan.
Peran strategis industri dalam produksi peralatan dan solusi penanggulangan bencana.
Strategi efektif untuk hilirisasi hasil riset menjadi produk industri kebencanaan yang siap pakai.
Skema pembiayaan dan insentif yang dapat mendorong pertumbuhan industri kebencanaan.
Penguatan kemitraan lintas sektor melalui model kolaborasi 4P (Public-Private-People Partnership).
Penyusunan kebijakan dan regulasi yang suportif untuk akselerasi industrialisasi kebencanaan.
Pembukaan dan Narasumber
Seminar dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Dr. Raditya Jati, S.Si., M.Si.
Sesi pertama menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, antara lain:
Kepala PVMBG, Dr. Priatin Hadi Wijaya, S.T., M.T.
Asisten Deputi Pengembangan Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Elektronika dan Aneka Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Atong Soekirman, S.E., M.M.
Asisten Deputi Penyelenggaraan Tata Ruang dan Penataan Agraria Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Djuang Fadjar Sodikin, S.T., M.T., M.Sc.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc.
Country Manager PT. Pamerindo Indonesia (ADEXCO), Direktur Data Science & Tech KORIKA, Dr. Eng. Lya Hulliyatus Suadaa.
Chief Executive Officer PT. Alam Virtual Semesta, Ir. Destrian, M.B.A.
Sesi kedua dimoderatori oleh Direktur Pemetaan, Evaluasi dan Risiko Bencana BNPB, Dr. Ir. Udrekh, S.E., M.Sc., dan menghadirkan narasumber antara lain:
Kepala Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Kebijakan Jasa Industri Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian, Priyadi Arie Nugroho, S.T., M.T.
Dosen KK Rekayasa Struktur ITB, Prasanti Widyasih Sarli, S.T., M.T., Ph.D.
Business Development Manager PT. Oseanland Services Indonesia, Rangga Hendrawan Rachmansyah.
Sebagai penanggap, hadir Kapusdatin Kebencanaan BPBD Daerah Khusus Jakarta, Mohamad Yohan, S.T., S.E., M.AP., Peneliti Utama BRIN, Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng., dan Senior Executive Vice President Transformation Management PT. PAL Indonesia, Laksamana Muda (Purn) AR Agus Santoso.
Pernyataan penutup disampaikan oleh Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB, Nadhirah Seha Nur, S.P., M.Si.
Baca Juga:
BNPB dan EMERCOM Rusia Jajaki Kerja Sama Penanggulangan Bencana
Harapan dari Seminar
Seminar ini diharapkan menjadi wadah produktif bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran, berbagi pengetahuan, dan merumuskan langkah konkret dalam membangun ekosistem industri kebencanaan nasional yang tangguh.
Sinergi antara lembaga riset, industri, dan pemerintah adalah kunci untuk mewujudkan kemandirian bangsa dalam menghadapi bencana.
Tag:
#Kolaborasi Kebencanaan
#Teknologi Mitigasi
#Industrialisasi Kebencanaan
#Sains dan Teknologi
#ADEXCO 2025
#Berita Nasional
#BNPB
#Kalimantan Barat
#kalbar
#Pontianak
#Pamerindo Indonesia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.