faktakalbar

BNPB Imbau Perkuat Struktur Bangunan Pascagempa Poso

Penulis: Redaksi Wednesday, 20 August 2025 📖 1 menit
BNPB Imbau Perkuat Struktur Bangunan Pascagempa Poso
Faktakalbar.id, POSO – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Suharyanto menegaskan pentingnya penguatan struktur bangunan dan ketahanan rumah pascagempa bumi magnitudo 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso , Sulawesi Tengah, Minggu (17/8). Saat meninjau lokasi terdampak di Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Suharyanto meminta warga untuk memeriksa kondisi rumah mereka. “ Mohon bapak/ibu semua untuk saat ini dapat melakukan pengecekan kondisi rumah pascagempa. Apakah rumahnya masih dalam kondisi layak huni atau tidak. Karena upaya penguatan struktur bangunan juga kiranya dapat dilakukan untuk menjadikan rumah yang lebih tahan gempa, ” ujarnya. BNPB mencatat Desa Tangkura menjadi lokasi paling terdampak dengan 8 orang luka ringan, 49 rumah rusak berat, 34 rumah rusak ringan, tiga gereja, dan satu sekolah dasar terdampak. Sejumlah rumah warga juga masih tergolong rentan, seperti rumah milik Daeng Memang di Desa Towu yang mengalami kerusakan di bagian kamar hingga menimpa pemiliknya saat gempa terjadi. Bantuan stimulan perbaikan rumah akan diberikan BNPB sesuai tingkat kerusakan, yakni Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat. Korban jiwa akibat gempa bertambah menjadi dua orang, sementara korban luka berat berjumlah 9 orang dan luka ringan 32 orang. Pemerintah Kabupaten Poso telah menetapkan status tanggap darurat selama 24 hari, mulai 18 hingga 31 Agustus 2025, melalui surat keputusan Bupati Poso Verna G.M. Inkiriwang. Verna menegaskan pentingnya penerapan konstruksi tahan gempa untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak. Baca Juga:   BNPB Laporkan Perkembangan Gempa Poso, Karhutla, Kebakaran Migas Blora, dan Erupsi Gunung Lewotobi Selain meninjau kerusakan, Suharyanto juga memimpin rapat koordinasi di Kantor Bupati Poso dan menyerahkan bantuan logistik berupa sembako, selimut, matras, velbed, makanan siap saji, tenda pengungsi, hingga paket kebutuhan pokok bagi kelompok rentan. BNPB bersama BPBD terus berkoordinasi untuk mempercepat pemulihan serta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB. (fd)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK