faktakalbar

BNPB-KemenPU Gelar Apel Siaga, Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana Akhir Tahun

Penulis: Redaksi Wednesday, 05 November 2025 📖 1 menit
BNPB-KemenPU Gelar Apel Siaga, Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana Akhir Tahun
Faktakalbar.id, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menghadiri kegiatan Apel Siaga Bencana yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Ruang Pendopo, Jakarta Selatan . Apel ini bertujuan memperkuat mitigasi bencana menjelang akhir tahun, Selasa (4/11/25). Apel ini dipimpin langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta dihadiri oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Teuku Faisal Fathani. Baca Juga:   Akses Warga Puring-Buayan Kembali Pulih, Jembatan Weton Kulon Senilai Rp 14 M Diresmikan BNPB Kehadiran BNPB diwakili oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) BNPB, Abdul Muhari, yang hadir mewakili Kepala BNPB Suharyanto. Kegiatan apel siaga ini sejalan dengan arah kebijakan BNPB dalam memperkuat mitigasi bencana, khususnya menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat menjelang akhir tahun. Langkah ini juga menjadi bentuk kesiapsiagaan bersama lintas sektor untuk memastikan seluruh unsur pemerintah siap dalam menghadapi potensi ancaman bencana. Baca Juga:  Banjir Semarang Terkendali, BNPB Tetap Ingatkan Mitigasi Jangka Panjang Dalam kesempatan tersebut, BNPB menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan antarinstansi sebagai fondasi penanggulangan bencana yang efektif. “Kesiapan sektor infrastruktur menjadi bagian penting dalam sistem mitigasi bencana nasional, karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan,” ujar Abdul Muhari di sela kegiatan apel. Apel siaga ini juga menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga teknis dan lembaga kebencanaan, serta memastikan sistem tanggap darurat dan mitigasi berjalan secara terpadu dari pusat hingga daerah. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK