BNPB Kick Off Forum Satu Data Bencana di Sumatera Barat, Jadi Pilot Project Nasional
Faktakalbar.id, NASIONAL
– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) melaksanakan kick off Forum Satu Data Bencana Level Provinsi di Istana Gubernur Sumatera Barat pada Selasa (15/04/2025).
Forum ini menjadi pilot project pembentukan Forum Satu Data Bencana pertama di Indonesia, dengan tujuan memperkuat koordinasi multipihak dalam berbagi data serta pertukaran pengetahuan untuk pengurangan risiko bencana.
Program ini dilandaskan pada Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia serta Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 5 Tahun 2024 tentang Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri, yang menekankan pentingnya data akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan pembangunan dan kebijakan publik.
Baca juga:
BRIN dan BMKG Kaji Potensi Tsunami di Lokasi Rencana PLTN Pantai Gosong
BNPB juga telah menetapkan Peraturan BNPB Nomor 1 Tahun 2023 sebagai turunan dari kebijakan tersebut.
Sebelum pelaksanaan forum, Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari menemui Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah untuk meminta dukungan terhadap program ini.
Dalam pertemuan tersebut, Abdul Muhari menyampaikan urgensi pembentukan forum sebagai langkah strategis dalam menyajikan data kebencanaan yang valid dan seragam antarinstansi, yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan dan oleh lembaga internasional.
Gubernur Mahyeldi menyambut baik inisiatif tersebut dan menunjuk Kepala BPBD Sumatera Barat, Rudy Rinaldy, sebagai koordinator Forum Satu Data Bencana di wilayah Sumatera Barat.
Sumatera Barat dipilih sebagai lokasi proyek percontohan karena memiliki pengalaman yang cukup besar dalam menghadapi berbagai bencana besar, seperti gempa 7,9 SR di Padang Pariaman (2009), gempa 7,3 SR di Kepulauan Mentawai (2003), hingga banjir bandang atau galodo di Kabupaten Agam dan Tanah Datar (2024).
Forum ini diawali dengan pengumpulan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, darurat bencana, hingga pascabencana.
Beberapa OPD yang hadir antara lain BPBD Sumatera Barat, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bappeda, Dinas Cipta Karya, serta perwakilan dari Politeknik Negeri Padang.
Pertemuan ini bertujuan menggalang komitmen OPD terkait, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran, untuk mendukung pengelolaan data bencana yang lebih terintegrasi.
Kegiatan Forum Satu Data Bencana akan berlanjut pada Rabu (16/4/2025) dengan agenda focus group discussion (FGD) yang akan membahas identifikasi kebutuhan data dan tantangan integrasi data bersama BPBD se-Provinsi Sumatera Barat dan OPD terkait. (*/red)
Baca juga:
BNPB dan EMERCOM Rusia Jajaki Kerja Sama Penanggulangan Bencana
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.