BNPB Laporkan Rangkaian Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia
Faktakalbar.id, NASIONAL –
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
melaporkan serangkaian peristiwa
bencana hidrometeorologi
yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia sejak Kamis hingga Sabtu (14/3/2026) pagi.
Banjir dan angin kencang tercatat mendominasi kejadian di Maluku Utara, NTB, NTT, hingga Lampung.
Di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, banjir merusak sedikitnya 35 unit rumah dan menyebabkan satu jembatan ambruk di Desa Waisaka, Kecamatan Mangoli Utara Timur.
Sementara itu, banjir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, berdampak pada 587 jiwa dan merendam 165 rumah di Kecamatan Palibelo dan Wera akibat hujan intensitas tinggi.
Baca Juga:
BNPB Catat Rentetan Bencana Baru, Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Mudik Lebaran 2026
Wilayah Nusa Tenggara Timur juga tidak luput dari bencana. Luapan Sungai Nunusunu mengakibatkan 430 rumah tergenang di tiga desa di Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan total warga terdampak mencapai 1.582 jiwa.
Di sisi lain, fenomena angin kencang dilaporkan menerjang Desa Kesumadadi, Lampung Tengah, yang mengakibatkan 21 rumah mengalami kerusakan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi basah.
“BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman bencana, khususnya bahaya hidrometeorologi basah," ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya.
Pihak BNPB juga menekankan pentingnya pemantauan rutin terhadap ketinggian muka air, terutama bagi warga yang bermukim di daerah bantaran sungai.
"Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalur evakuasi yang aman," tambahnya.
Hingga saat ini, tim BPBD di masing-masing wilayah terdampak telah melakukan kaji cepat dan penanganan darurat.
Kondisi banjir di beberapa titik dilaporkan telah berangsur surut, namun koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan lancar.
Baca Juga:
Jelang Idulfitri, BNPB Pindahkan 38 KK Pengungsi Gayo Lues dari Tenda ke BLK
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.