faktakalbar

BNPB Pastikan Logistik Aman, Perkuat Penanganan Banjir di Jakarta dengan Modifikasi Cuaca

Penulis: Redaksi Monday, 19 January 2026 📖 2 menit
BNPB Pastikan Logistik Aman, Perkuat Penanganan Banjir di Jakarta dengan Modifikasi Cuaca
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus meningkatkan intensitas penanganan banjir di wilayah DKI Jakarta. Langkah konkret dilakukan melalui pemantauan langsung ke lapangan serta optimalisasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengendalikan curah hujan. Baca Juga: Cegah Hujan Ekstrem, BNPB Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jawa Tengah Pada Minggu (18/1/2026), Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB , Andi Eviana, turun langsung meninjau lokasi terdampak. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan logistik dan kesiapan peralatan pendukung bagi warga dan petugas. Tinjau Logistik di Jakarta Timur Dalam kunjungannya, Andi Eviana didampingi oleh BPBD Provinsi DKI Jakarta menyambangi Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Fokus utama kunjungan adalah melakukan koordinasi operasional serta pengecekan kebutuhan riil warga di lapangan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Di lokasi pengungsian Lapangan PT United Traktor, Deputi memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Selain itu, pengecekan juga dilakukan terhadap kesiapan peralatan evakuasi dan pendukung lainnya. Salurkan Bantuan Tepat Sasaran Bersamaan dengan kegiatan pemantauan, BNPB menyalurkan paket bantuan logistik ke beberapa titik krusial di Rawa Terate. Berikut rincian distribusi bantuan yang dilakukan: Lapangan PT United Traktor: 35 paket bantuan diserahkan kepada 35 Kepala Keluarga (130 jiwa). RT 15 RW 04: 48 paket bantuan diserahkan kepada 48 Kepala Keluarga (152 jiwa). RT 12 RW 04: Tambahan 50 paket sembako diserahkan melalui Ketua RW setempat. Total bantuan logistik yang disalurkan dalam kegiatan ini mencapai 83 paket logistik dan 50 paket sembako tambahan. Baca Juga: Reduksi Curah Hujan, BNPB Mulai Operasi Modifikasi Cuaca untuk Penanganan Banjir Muria Raya Lanjutkan Modifikasi Cuaca Usai meninjau lokasi banjir, Deputi Andi Eviana langsung menuju Posko Halim Perdanakusuma untuk memimpin rapat koordinasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi risiko bencana hidrometeorologi di kawasan Jabodetabek. BNPB mencatat telah melaksanakan OMC pada periode 12–17 Januari 2026. Selama kurun waktu tersebut, tercatat 20 sorti penerbangan telah dilakukan dengan menyemai total 15.000 kg Natrium Klorida (NaCl) dan 5.000 kg Kalsium Oksida (CaO). Sementara itu, BPBD DKI Jakarta juga turut serta melaksanakan OMC menggunakan pesawat Casa TNI AU mulai 16 hingga 22 Januari 2026 sebagai bentuk sinergi lintas instansi. Waspada Hujan Lebat Langkah penguatan penanganan banjir ini sejalan dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa wilayah Jawa bagian barat umumnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang pada 16–23 Januari 2026. Namun, potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 20–21 Januari 2026, khususnya di Banten bagian barat dan selatan, Jakarta Barat, serta Jawa Barat bagian barat. Baca Juga: Reduksi Curah Hujan, BNPB Mulai Operasi Modifikasi Cuaca untuk Penanganan Banjir Muria Raya Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, BNPB menjadwalkan kembali pelaksanaan OMC pada 20–24 Januari 2026. Saat ini, pesawat operasional Grand Caravan PK-JVH sedang menjalani inspeksi preventif pada 18–19 Januari 2026 agar siap beroperasi kembali sesuai jadwal. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK