BNPB Siapkan Skema Mudik Aman untuk 100 Juta Pemudik pada Idulfitri 2026
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB
) mulai mematangkan langkah Mitigasi Bencana Idul Fitri 2026 guna menjamin keamanan masyarakat selama periode mudik dan libur lebaran.
Persiapan ini dilakukan mengingat adanya prediksi mobilisasi massa yang mencapai sedikitnya 100 juta orang di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga:
Update Bencana Sumatera: Korban Jiwa 1.200 Orang, BNPB Kebut Pembangunan Huntara Jelang Ramadan
Deputi Bidang Sistem dan Strategi
BNPB
, Raditya Jati, menghadiri Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Kamis (12/2/2026).
Pertemuan lintas kementerian dan lembaga tersebut bertujuan memastikan penyelenggaraan hari raya berjalan aman dari potensi ancaman bencana, baik hidrometeorologi maupun geologi.
Pemanfaatan Teknologi dan Peta Jalur Mudik
Dalam upaya meminimalisir risiko, BNPB akan mengoptimalkan platform InaRISK untuk memetakan wilayah rawan.
Salah satu langkah konkretnya adalah menyediakan peta jalur mudik aman bencana sebagai panduan bagi para pemudik saat berkendara menuju kampung halaman.
Selain itu, BNPB akan menerbitkan surat edaran bagi pemerintah daerah guna meningkatkan kesiapsiagaan BPBD.
Langkah ini mencakup penyusunan rencana operasi, gelar peralatan darurat, hingga kesiapan operasi modifikasi cuaca jika kondisi cuaca ekstrem mengancam kelancaran libur lebaran.
“Sejumlah langkah yang akan dilakukan BNPB bersama pemerintah daerah khususnya BPBD yang memiliki potensi ancaman bencana baik itu hidrometeorologi maupun geologi,” ujar Raditya Jati.
Pemantauan Langsung di Titik Keramaian
BNPB juga berencana menerjunkan tim khusus yang dipimpin oleh pejabat setingkat eselon satu.
Tim ini akan melakukan pemantauan langsung di lokasi-lokasi dengan lonjakan aktivitas masyarakat yang tinggi, seperti rest area jalan tol, terminal bus, pelabuhan, bandara, hingga destinasi wisata populer.
Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi situasi darurat.
Penempatan tim monitoring ini merupakan agenda rutin BNPB setiap musim lebaran sebagai bentuk antisipasi dini terhadap dinamika lapangan yang sulit diprediksi.
Baca Juga:
Pasca Gempabumi Pacitan, BNPB dan DPR RI Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp358 Juta
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan jarak jauh, BNPB memberikan beberapa imbauan penting untuk memperkuat efektivitas Mitigasi Bencana Idul Fitri 2026:
Pantau Prakiraan Cuaca: Selalu perbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum dan saat melakukan perjalanan.
Pahami Jalur Evakuasi: Pelajari rute evakuasi di sepanjang jalur mudik maupun di lokasi tujuan wisata.
Kesehatan dan Kendaraan: Pastikan kondisi kendaraan laik jalan serta kesehatan seluruh anggota keluarga dalam keadaan prima.
Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan risiko bencana pada masa libur lebaran dapat ditekan semaksimal mungkin, sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul bersama keluarga dengan tenang.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.