faktakalbar

BNPB Update Bencana Terbaru: Pergerakan Tanah, Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem

Penulis: Redaksi Friday, 25 April 2025 📖 2 menit
BNPB Update Bencana Terbaru: Pergerakan Tanah, Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) kembali menyampaikan update bencana terbaru yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Informasi terkini mencakup pergerakan tanah di Brebes, tanah longsor di Mojokerto, banjir di Banjar, dan cuaca ekstrem di Pati. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes melaporkan adanya perluasan wilayah terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Sirampog. Per Rabu (23/4), desa baru yang terdampak adalah Pedukuhan Ares dengan 63 warga terancam. Baca Juga: BNPB Catat 21 Kejadian Bencana dalam 24 Jam, Cuaca Ekstrem Masih Ancam Indonesia “Total wilayah terdampak kini menjadi lima pedukuhan, yaitu Krajan, Karanganyar, Babakan, Cupang Bungur, dan Ares,” tulis BPBD Brebes dalam laporannya. Pemerintah daerah telah menyiapkan titik pengungsian sementara dan lokasi evakuasi untuk hewan ternak milik warga di sekitar area bencana. Kabar baik datang dari Kabupaten Mojokerto. Akses jalan Pacet–Cangar yang sempat tertutup akibat longsor pada 3 April 2025 kini sudah dibuka kembali. BPBD setempat menginformasikan bahwa jalur tersebut dibuka dari pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun, “jalur akan kembali ditutup jika terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras, kabut tebal, atau angin kencang,” jelasnya. Penjagaan dan pemantauan terus dilakukan oleh Tim Tahura R. Soerjo di beberapa titik, termasuk posko Cangar dan rest area Sendi Pacet. Bencana banjir yang melanda 120 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sejak Januari 2025 masih berlangsung, namun mulai menunjukkan penurunan. Baca Juga: BNPB Catat Banjir di Empat Provinsi, Masyarakat Diminta Waspada Per Rabu (23/4), debit air mulai surut di beberapa titik. “Pendistribusian air bersih sebanyak 4.500 liter telah dilakukan di Desa Banua Anyar, Kecamatan Cintapuri Darussalam,” ujar BPBD Banjar. BNPB juga mencatat kejadian cuaca ekstrem di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Rabu (23/4). Hujan lebat dan angin kencang melanda Desa Tambahagung dan Kedalingan, Kecamatan Tambakromo. Sebanyak 117 kepala keluarga terdampak. Hasil kaji cepat mencatat kerusakan pada 117 rumah: 26 unit rusak ringan, 37 unit rusak sedang, dan 54 unit rusak berat. BPBD dan relawan masih melakukan asesmen di lokasi. Memasuki musim peralihan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi bencana seperti cuaca ekstrem di Indonesia semakin meningkat dan dapat memicu bencana lain seperti banjir, longsor, hingga puting beliung. “Perhatikan selalu prakiraan cuaca harian dan siapkan tas siaga bencana di rumah,” imbau BNPB dalam keterangannya. Baca Juga: Banjir Terjang Bandarlampung, 3 Orang Meninggal Dunia: BNPB Ingatkan Warga Waspada

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK