BNPP Salurkan Bantuan Logistik dan Soroti Akses Strategis di Landak
Faktakalbar.id, LANDAK –
Pemerintah Kabupaten Landak menerima bantuan logistik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui
Badan Nasional Pengelola Perbatasan
(BNPP).
Penyerahan bantuan ini berlangsung di Posko Siaga Banjir, Stadion Indoor Bujakng Nyangko Ngabang, pada Rabu (14/01/2026).
Baca Juga:
Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Landak
Sekretaris BNPP, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Wakil Bupati Landak, Erani.
Paket bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, dan biskuit untuk meringankan beban masyarakat terdampak.
Pemkab Landak Butuh Tambahan Peralatan
Wakil Bupati Landak, Erani, menyambut baik perhatian dari pemerintah pusat. Dalam kesempatan tersebut, ia melaporkan bahwa kondisi genangan air di beberapa titik mulai surut dan menunjukkan tren membaik.
Namun, pemerintah daerah memastikan tidak akan lengah.
"Kita tetap waspada dan melakukan antisipasi untuk satu hingga dua bulan ke depan, mengingat potensi cuaca yang ada," ujar Erani.
Selain membahas kewaspadaan cuaca, Erani juga menyampaikan kendala teknis yang dihadapi daerah, khususnya keterbatasan peralatan penunjang. Ia berharap momentum ini dapat menjembatani kebutuhan daerah ke pusat.
"Kami mengharapkan adanya dukungan tambahan alat dari pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan saat terjadi keadaan darurat," tambahnya.
Erani menutup pernyataannya dengan apresiasi mendalam atas bantuan logistik dan perhatian yang diberikan kepada warga Landak.
"Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Landak, kami sangat bersyukur. Kami merasa diperhatikan, dikasihi, dan diingat melalui bantuan yang luar biasa ini," ungkapnya.
Baca Juga:
Viral Mobil Nyaris Hanyut Diterjang Banjir Landak
Landak Sebagai Jalur Vital Perbatasan
Sementara itu, Sekretaris BNPP Komjen Pol. Makhruzi Rahman menjelaskan bahwa kunjungannya ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk memantau situasi bencana di daerah.
Menurutnya, Kabupaten Landak memiliki posisi strategis dalam konteks perbatasan negara.
"Pemilihan lokasi ini sangat strategis karena Kabupaten Landak merupakan akses utama yang menghubungkan ibu kota provinsi menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong," ujar Makhruzi.
Baca Juga:
Hujan Deras, Desa Sempatung Lawek Landak Terendam Banjir
Ia menegaskan kewajiban pemerintah pusat untuk memastikan bencana banjir tidak melumpuhkan akses vital menuju perbatasan. Ia juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam pengendalian banjir jangka panjang.
"Hal ini krusial agar jalur logistik dan ekonomi menuju wilayah perbatasan tidak terganggu oleh genangan air," tutupnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.