faktakalbar

Borneo Intra-Regional Dialogue 2025 Digelar di Pontianak, Perkuat Konektivitas Ekonomi Lintas Borneo

Penulis: Redaksi Friday, 31 October 2025 📖 2 menit
Borneo Intra-Regional Dialogue 2025 Digelar di Pontianak, Perkuat Konektivitas Ekonomi Lintas Borneo
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Dalam rangka memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai poros ekonomi strategis di kawasan Borneo, Kabar Grup Indonesia (KGI) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar Borneo Intra-Regional Dialogue 2025: Epicentrum of Economic Growth in Indonesia's Sub-Regions. Kegiatan skala nasional ini dilaksanakan pada Kamis, (30/10/2025), di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat dan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Baca Juga: Buka BIRD 2025, Gubernur Ria Norsan: Kalbar Siap Jadi Poros Ekonomi Strategis Borneo Forum ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk Konsul Malaysia, jajaran pemerintah daerah, dan pelaku usaha ternama. Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengatakan bahwa inisiatif ini bukan sekadar dialog, tetapi merupakan wujud nyata semangat kolaborasi lintas batas di Pulau Borneo. Ia meyakini bahwa sinergi ini akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi regional. “Dirinya yakin dengan memperkuat konektivitas, mendorong investasi dan bersinergi lintas batas maka pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat akan terus berlanjut secara inklusif, berkelanjutan dan berkeadilan.” "Apalagi jika Kalimantan Barat, Sarawak, dan Brunei Darussalam terus bergerak bersama maka Borneo berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru di Asia Tenggara," terangnya. CEO Kabar Grup Indonesia, Upi Asmaradhana, menjelaskan bahwa acara ini terselenggara atas dukungan AMSI Kalimantan Barat, GRADASI Kalimantan Barat, dan HIPMI Kalimantan Barat. Tujuannya adalah menempatkan Pontianak sebagai simpul penting kerja sama regional. “Kegiatan ini menjadi wadah sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mendorong kerja sama lintas Borneo meliputi Kalimantan, Sarawak, dan Brunei dengan Pontianak sebagai pusat dialog dan pertukaran ide,” ujarnya. Upi menambahkan bahwa melalui Borneo Intra-Regional Dialogue 2025, pihaknya ingin mempertemukan para pemangku kepentingan dari tiga wilayah di Borneo untuk membangun jejaring, membuka peluang investasi, dan memperkuat hubungan sosial-ekonomi. "Kolaborasi antara pemerintah, media, dan dunia usaha menjadi kunci agar potensi besar Borneo dapat terwujud secara berkelanjutan," imbuhnya. Kegiatan berskala nasional ini turut dihadiri oleh Konsul Malaysia di Pontianak Azizul Zekri, Direktur Utama Indika Energy Arsjad Rasjid, Wali Kota Pontianak Edi Kamtono, Direktur Direktorat Pembangunan Indonesia Barat Jayadi, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Bupati Sekadau Aron, Ekonom Universitas Tanjungpura Muhammas Fahmi, Ketua BPD HIPMI Kalbar Ridho Adyt Setiawan, serta CEO Firman's Group Hendra Firmansyah. Baca Juga: Kalimantan Barat dan Jejak Borneo di Panggung NaSTeC 2025 Acara ini juga didukung oleh Kawasan Industri Pulau Penebang, PT Dharma Inti Bersama (DIB), PT Pelindo, Firman's Group, Indosat, dan Bank Kalbar. Sebagai informasi, forum dialog ini akan berlangsung sampai Oktober tahun depan dan akan digelar secara bergiliran. Dimulai dari Kalimantan Barat sebagai pembuka, kemudian dilanjutkan ke Regional Indonesia Timur, Regional Sumatra, Regional Jawa Bali NTB, dan Jakarta. Forum regional ini sendiri akan berlangsung rutin setiap tahunnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK