Bosan Kado Sinterklas? Di Austria, Anak Nakal Malah Dapat 'Salam' dari Krampus
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Desember biasanya
identik
dengan kehangatan, cokelat panas, dan sosok Sinterklas yang membawa sekarung hadiah.
Kita tumbuh dengan cerita bahwa jika bersikap manis,
Sinterklas
akan memberikan mainan.
Namun, di kawasan pegunungan Alpen, Austria, ceritanya sedikit berbeda dan jauh lebih menegangkan.
Jika Sinterklas bertugas memberikan
reward
(hadiah), maka ada satu sosok lagi yang bertugas memberikan
punishment
(hukuman).
Baca Juga:
Ratusan Jemaat GPdI Maranatha Khidmat Ikuti Ibadah Natal 2025 di Teluk Batang
Perkenalkan, Krampus.
Si Setengah Kambing yang Menyeramkan
Dalam cerita rakyat Austria yang telah berusia ratusan tahun, Krampus digambarkan sebagai makhluk setengah iblis dan setengah kambing.
Penampilannya sangat kontras dengan Sinterklas yang ramah.
Krampus memiliki bulu lebat, tanduk tajam di kepala, dan lidah panjang yang menjulur.
Tugasnya spesifik: mengurus anak-anak yang berperilaku buruk selama setahun terakhir.
Jika anak baik mendapat kado, anak nakal hanya akan mendapatkan bongkahan batu bara.
Bahkan, dalam legenda yang lebih tua, Krampus tidak segan memukul anak nakal dengan ranting kayu, memasukkan mereka ke dalam keranjang atau karung, dan membawa mereka pergi ke neraka.
Sebuah metode pendisiplinan kuno yang cukup efektif membuat anak-anak di sana bersikap manis, bukan?
Krampusnacht
: Malam Penuh Adrenalin
Krampus memiliki waktu khusus untuk beraksi.
Sinterklas biasanya datang pada tanggal 6 Desember, namun malam sebelumnya tanggal 5 Desember dikenal sebagai Krampusnacht atau "Malam Krampus".
Di Austria dan sebagian wilayah Jerman, malam ini dirayakan dengan cara yang unik.
Orang-orang mengenang legenda ini bukan dengan ketakutan, melainkan sebagai bagian dari kekayaan budaya mereka.
"Gruss vom Krampus": Salam dari Si Monster
Popularitas Krampus sempat meledak pada tahun 1980-an berkat industri kartu pos.
Berbeda dengan kartu ucapan Natal yang penuh damai, kartu bertuliskan
"Gruss vom Krampus"
(Salam dari Krampus) menampilkan ilustrasi si monster yang sedang "menghukum" anak-anak.
Kartu pos bernuansa
gothic
dan humor gelap ini menjadi koleksi unik bagi banyak orang.
Menjadi Festival Jalanan yang Seru
Kini, tradisi Krampus telah berevolusi menjadi atraksi wisata dan gaya hidup modern.
Di negara-negara seperti Austria, Jerman, Hungaria, Slovenia, hingga Republik Ceko, rutin digelar acara Krampuslauf atau
Krampus Run
.
Dalam festival ini, para pria akan mendandani diri mereka dengan kostum Krampus yang sangat realistis (dan terkadang menyeramkan).
Seringkali sambil membawa suasana pesta (dan sedikit pengaruh alkohol), mereka berparade di jalan raya, berlarian mengejar penonton, dan menciptakan suasana "horor" yang justru dinanti-nanti.
Jadi, Natal di Austria tidak melulu soal ketenangan, tapi juga tentang keseruan memacu adrenalin dikejar legenda tua.
Bagaimana, berani merayakan Natal di sana tahun depan?
Baca Juga:
5 Ide Kado Natal Hemat Budget yang Tetap Berkesan dan Elegan
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.