BPBD Jambi Kerahkan Ekskavator Buat Sekat Bakar dan Kanal Air di Muaro Jambi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi memfokuskan pengerahan alat berat ekskavator untuk membuat sekat bakar dan kanal air di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (3/9/2026). Langkah strategis tersebut di…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi memfokuskan pengerahan alat berat ekskavator untuk membuat sekat bakar dan kanal air di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (3/9/2026).
Langkah strategis tersebut diambil guna menghentikan penyerbaran kobaran api yang membakar kawasan lahan gambut.
Penggunaan ekskavator bertujuan memutus jalur bahan bakar kering sekaligus menyediakan pasokan air cadangan di lapangan.
Kanal air yang dibangun akan dimanfaatkan sebagai sumber pasokan utama untuk mendukung proses pemadaman serta pendinginan.
Petugas gabungan di Pos 27 berhasil mengendalikan serta memadamkan api pada area seluas tiga hektare di lokasi tersebut.
Proses pendinginan secara intensif terus dilakukan agar tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Lahan gambut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas karena titik api sering menyebar di bawah permukaan tanah.
Beberapa titik lokasi kebakaran bahkan sangat sulit dijangkau oleh kendaraan maupun alat berat akibat medan yang berat.
"Sekarang ada 5.984 orang tim darat dan kita arahkan untuk menambah sekitar 20 orang," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah.
Bachyuni menjelaskan bahwa penambahan personel bertujuan memaksimalisasikan operasi pendinginan pada kawasan yang telah dipadamkan.
"Alat berat yang sebelumnya mendapat dukungan dari BNPB juga kita manfaatkan untuk penanganan di lapangan," ujar Bachyuni.
Personel tambahan yang diperkuat berasal dari unsur Basarnas, Brimob, hingga Batalyon Infanteri 142.
Pemerintah daerah mengantisipasi risiko lonjakan kebakaran mengingat puncak musim kemarau diprediksi terjadi sepanjang September 2026.
Hingga Kamis (3/9/2026), total luasan karhutla di seluruh wilayah Provinsi Jambi telah mencapai 1.879,31 hektare.
Tim gabungan terus bersiaga untuk memantau pergerakan api serta mencegah perluasan area terdampak di zona rawan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.