faktakalbar

BPK RI Provinsi Kalimantan Barat Terima LKPD Tahun 2024

Penulis: Redaksi Friday, 28 March 2025 📖 1 menit
BPK RI Provinsi Kalimantan Barat Terima LKPD Tahun 2024
Faktakalbar.id, KALBAR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Kalimantan Barat menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 dari kabupaten/kota di Kalimantan Barat untuk dilakukan audit. Seluruh kepala daerah dikumpulkan di Aula BPK RI Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (27/3/2025). Kepala BPK RI Provinsi Kalbar, Sri Haryati mengapresiasi capaian pemerintah daerah dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan sebelumnya dengan tingkat penyelesaian mencapai lebih dari 80%. Salah satu daerah bahkan mencapai 93,35%. Baca juga : Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Resmikan Fasilitas ILP Tiga Puskesmas Pontianak Dirinya mengharapkan pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas laporan keuangan dan kepatuhan terhadap rekomendasi hasil pemeriksaan. “Kami mengapresiasi komitmen pemerintah daerah yang telah menyampaikan laporan keuangan tepat waktu. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjalankan tanggung jawab pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel,” tuturnya. Lebih lanjut, Sri juga menekankan pentingnya sinergi antara BPK dan pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang baik dan meningkatkan kepercayaan publik. Hasil pemeriksaan tidak hanya menjadi milik pemerintah, tetapi juga menjadi informasi yang dimanfaatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pengelolaan keuangan daerah. “Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan, terutama selama proses pemeriksaan terinci," pungkas Sri. "Dengan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkualitas,” tutupnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK