faktakalbar

Brigade Milenial Mak Jage Genjot Optimalisasi Lahan untuk Swasembada Pangan Sambas

Penulis: Redaksi Friday, 02 May 2025 📖 1 menit
Brigade Milenial Mak Jage Genjot Optimalisasi Lahan untuk Swasembada Pangan Sambas
Faktakalbar.id, SAMBAS – Brigade Pangan Generasi Milenial dari Desa Mak Jage, Kecamatan Tebas, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program optimalisasi lahan (Oplah) demi tercapainya swasembada pangan di Kabupaten Sambas. Manajer Brigade Pangan Desa Mak Jage, Hairomin, menyampaikan apresiasi atas bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang telah disalurkan untuk mendukung aktivitas pertanian mereka. Baca juga: DistanKP Sambas Salurkan 175 Unit Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang diberikan. Alhamdulillah, alat-alat tersebut didistribusikan untuk mendukung aktivitas Brigade Pangan,” ujarnya, Rabu (30/04/2025). Ia menegaskan bahwa Brigade Pangan siap melaksanakan berbagai kebijakan dan program dari pemerintah pusat maupun daerah, termasuk program optimalisasi lahan. “Kami siap turun langsung menjalankan program dari kementerian maupun bupati, termasuk optimalisasi lahan (OPLAH) demi meningkatkan swasembada pangan di Kabupaten Sambas,” jelasnya. Meski begitu, Hairomin juga mengungkapkan adanya tantangan di lapangan, khususnya pasokan bahan bakar untuk alat berat seperti combine harvester yang membutuhkan hingga 70 liter solar per hari untuk operasional. “Pada 2024 lalu, kendala utama kami adalah kebutuhan bahan bakar harian yang cukup tinggi. Untuk operasional combine harvester saja bisa mencapai 70 liter per hari,” terangnya. Walaupun menghadapi hambatan teknis, ia tetap optimistis dan menyebutkan bahwa koordinasi antar anggota Brigade Pangan, kelompok tani (Poktan), dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) berjalan baik. “Saat ini kami memiliki 15 anggota aktif yang siap mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah Sambas,” tutupnya. (dns) Baca juga:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK