Buka Manasik, Edi Rusdi Kamtono Sebut Jemaah Haji Pontianak Capai 1.508 Orang dan Catat Rekor Termuda Nasional
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Wali Kota Pontianak,
Edi Rusdi Kamtono
, secara resmi membuka kegiatan Manasik Haji yang dipusatkan di Aula Masjid Raya Mujahidin pada Selasa (14/4/2026).
Pada musim haji tahun ini,
Kota Pontianak
mencatatkan jumlah jemaah haji terbesar di wilayah Kalimantan Barat.
Berdasarkan data yang disampaikan, total jemaah calon haji asal Pontianak mencapai 1.508 orang. Menariknya, dari jumlah tersebut, tercatat rekor jemaah haji termuda tingkat nasional yang baru berusia 13 tahun.
"Alhamdulillah Kota Pontianak tahun ini jemaah haji terbesar se-Kalbar, 1.508, itu terdiri dari yang tertua ini 83 tahun, yang termuda 13 tahun, tapi gantikan emaknya," ungkap Edi kepada awak media usai pembukaan acara.
Baca Juga:
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Tekankan Disiplin dan Responsivitas ASN Pontianak Pasca Lebaran
"Dan ini rekor sejauh Indonesia, jadi yang termuda dari Kota Pontianak," tambahnya menegaskan.
Edi menekankan bahwa pembekalan melalui manasik haji sangat krusial bagi ribuan jemaah tersebut. Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci kelak dapat dilaksanakan dengan benar sesuai syariat.
"Dan manasik ini penting untuk memberikan bekal bagi jemaah, supaya kegiatan hajinya bisa lancar dan sesuai dengan rukun Islam, dengan rukunnya," terangnya.
Pemerintah Kota Pontianak juga menaruh harapan besar agar seluruh proses perjalanan jemaah, sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, dapat berjalan tanpa hambatan.
"Kita berharap dari mulai berangkat Kota Pontianak,
transit
di Batam dan ke Mekah atau Madinah, dan kembalinya semua berjalan lancar dan diberikan kelancaran kesehatan, sehingga bisa mendapat predikat haji yang mabrur. Itu yang kita harapkan," kata Edi.
Terkait dengan manajemen teknis di lapangan, Edi meyakini bahwa kementerian terkait telah menyiapkan skema yang matang untuk melayani para jemaah.
"Kalau masalah koordinasi terhadap kelancaran, dengan organisasi mulai dari keberangkatan, transportasi, akomodasi, nanti dari kementerian haji kan sudah mempunyai strategi dan rencana untuk kelancaran ini, termasuk petugas-petugas yang ditugaskan, baik kesehatan maupun pembimbing," jelasnya.
Menutup keterangannya, Edi berpesan kepada para jemaah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, mengingat kondisi di Arab Saudi yang akan dipadati oleh jutaan umat muslim dari seluruh dunia.
"Ini nanti ada strategi-strategi bagaimana menghadapi kondisi dalam lapangan yang mungkin lebih dari 3 juta jemaah yang akan memenuhi Mekah dan Madinah. Oleh sebab itu diperlukan strategi kekompakan, terutama kesehatan, mental dan juga spiritual," pungkasnya.
Baca Juga:
Stok Bahan Pokok Aman, Edi Rusdi Kamtono Imbau Warga Pontianak Tidak Panic Buying
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.