Buka Musorkot KONI, Bahasan: Prestasi Tak Bisa Parsial, Kuncinya Kolaborasi!
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Wakil Wali
Kota Pontianak
,
Bahasan
, menegaskan bahwa era prestasi olahraga yang mengandalkan kerja individu sudah berakhir.
Kini, kunci utama untuk mencetak atlet berkelas nasional hingga internasional adalah kolaborasi yang solid antar semua lini.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Seremonial, Bahasan Tegaskan Entaskan Kemiskinan Adalah Tanggung Jawab Moral
Hal tersebut disampaikan Bahasan saat membuka secara resmi Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA)
Kantor Wali Kota
, Sabtu (20/12/2025).
Mengusung tema
‘Meraih Prestasi Olahraga dengan Berkolaborasi’
, Bahasan menilai tema ini sangat relevan dengan tantangan dunia olahraga saat ini.
Menurutnya, keberhasilan tidak bisa dicapai secara parsial.
“Prestasi olahraga lahir dari kolaborasi. Tidak cukup hanya mengandalkan satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dan berkesinambungan,”
ujar Bahasan di hadapan para pengurus cabang olahraga.
Cari Pemimpin Visioner
Musorkot ini juga menjadi momentum krusial untuk memilih nakhoda baru KONI Kota Pontianak.
Bahasan berharap forum ini melahirkan pemimpin yang visioner, berintegritas, dan mampu menerapkan manajemen organisasi yang akuntabel.
Baca Juga:
Penyelundupan Satwa di Pontianak: Ratusan Burung Ditemukan Mati dalam Boks
“Siapa pun yang nantinya terpilih memimpin KONI Kota Pontianak, harus mampu menjawab tantangan peningkatan prestasi atlet dengan manajemen yang akuntabel dan semangat kebersamaan,”
tegasnya.
Komitmen Pemerintah Kota
Dalam kesempatan tersebut, Bahasan memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak akan lepas tangan.
Pemkot berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam menyediakan infrastruktur dan iklim pembinaan yang sehat.
“Saya mengajak seluruh insan olahraga menjadikan Musorkot sebagai wadah pemersatu demi kemajuan olahraga Pontianak,”
pungkas Bahasan sembari mengapresiasi dedikasi pengurus periode sebelumnya yang telah membangun fondasi olahraga di Kota Khatulistiwa.
(Ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.