faktakalbar

Buka Seminar DWP, Gubernur Kalbar Ria Norsan Ingatkan Peran Ibu Cegah Radikalisme Era Digital

Penulis: Redaksi Tuesday, 07 April 2026 📖 2 menit
Buka Seminar DWP, Gubernur Kalbar Ria Norsan Ingatkan Peran Ibu Cegah Radikalisme Era Digital
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat , Ria Norsan, secara resmi membuka kegiatan Seminar Harmonisasi Kerukunan Umat yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat. Agenda strategis tersebut diselenggarakan di Aula Garuda, Gedung Terpadu Kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada Senin (6/4/2026). Baca Juga: Densus 88 Nilai Positif Langkah Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Tangkal Paham Radikal Seminar tingkat provinsi kali ini mengangkat tema "Peningkatan Kapasitas Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dengan Sinergi Cegah Paham Radikalisme dan Premanisme Dalam Keluarga". Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, tokoh masyarakat, akademisi, praktisi hukum, serta jajaran pengurus dan anggota DWP dari berbagai kabupaten dan kota. Dalam sambutan arahannya, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyoroti tantangan besar pengasuhan anak di tengah pusaran era digital. Ia mengingatkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi membuat dunia seolah berada dalam genggaman, namun kemajuan ini turut membawa dampak negatif yang signifikan, khususnya terkait penyalahgunaan kebebasan berpendapat di berbagai platform media sosial. Untuk memberikan gambaran skala ancaman, ia memaparkan data faktual dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Sepanjang tahun 2025 lalu, BNPT mencatat adanya sekitar 21.199 konten di media sosial yang mengandung muatan intoleransi, radikalisme, hingga terorisme. "Oleh karena itu, hal ini dinilai sebagai ancaman serius bagi keutuhan bangsa jika tidak segera ditangani dengan regulasi yang tepat dari pemerintah pusat," kata Gubernur Ria Norsan di hadapan para peserta seminar. Guna mengantisipasi ancaman bahaya tersebut, Gubernur Kalbar Ria Norsan menitipkan instruksi khusus kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan agar bertindak sebagai garda terdepan dalam proses bimbingan anak di lingkungan rumah. Baca Juga: Kesbangpol Dorong Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Tameng Tolak Intoleransi dan Radikalisme Menurutnya, sosok ibu yang umumnya memiliki intensitas waktu lebih banyak bersama anak memegang peranan krusial. Peran pengawasan ini mencakup pembatasan dan pemantauan langsung terhadap aktivitas penggunaan telepon seluler (ponsel) oleh anak-anak sehari-hari. Ia menegaskan bahwa fondasi pendidikan karakter dan akhlak yang dibentuk di dalam lingkungan rumah jauh lebih vital dibandingkan dengan sekadar kemampuan anak dalam menguasai perangkat teknologi. Ia berharap seluruh elemen keluarga di Kalimantan Barat dapat mewujudkan lingkungan rumah yang harmonis sebagai benteng pertama dalam menolak paham radikal dan perilaku premanisme. "Kita ingin anak-anak kita ke depan memiliki akhlak yang bagus, pendidikan yang baik, dan bisa berbakti kepada orang tua, agama, bangsa, dan negara," tutupnya. Sebagai pelengkap rangkaian acara pembukaan, Gubernur Kalimantan Barat secara simbolis menyerahkan bantuan paket santunan sosial kepada puluhan anak yatim. Pemberian bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dari para anggota DWP Provinsi Kalimantan Barat sebelum agenda dilanjutkan pada sesi pemaparan materi seminar tentang kerukunan umat beragama. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK