Bukan Cuma Gizi, Keamanan Menu MBG di Depok Kini Jadi Kekhawatiran Orang Tua
Faktakalbar.id, NASIONAL
–
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)
di salah satu SD Negeri di Depok menuai sorotan tajam dari para orang tua murid.
Keluhan yang muncul tidak hanya sebatas kandungan gizi yang dianggap kurang, tetapi kini merembet pada kekhawatiran akan keamanan dan kelayakan makanan yang dikonsumsi anak-anak mereka.
Kekhawatiran ini mencuat setelah para orang tua mengamati kualitas menu yang menurun.
Etha
, seorang wali murid, mengkritik menu hari Senin yang terdiri dari kentang rebus dan pangsit goreng lembek, yang dinilainya miskin protein.
Baca Juga:
Cegah Keracunan Siswa, Dinkes Ketapang Genjot Sertifikasi Pangan MBG
Kualitas bahan makanan juga dipertanyakan.
Etha menyebut menu pada hari Jumat sebelumnya berupa burger dengan roti yang sudah keras.
“Saya khawatir makin ke sana pihak catering (dapur) akan asal-asalan dalam memberi menu (untuk anak),” ungkapnya cemas.
Kecemasan ini diperparah oleh adanya isu keracunan akibat program MBG di tempat lain.
Nia
(bukan nama sebenarnya), wali murid lainnya, mengaku sampai harus berpesan khusus kepada anaknya agar waspada.
“Suka pesan ke anak, kalau pas diicip menunya rasanya sudah asam, jangan dimakan,” kata Nia.
Ia bahkan menilai menu yang disajikan lebih mirip makanan diet orang dewasa ketimbang porsi gizi untuk anak sekolah.
“Bukan menu MBG sih itu, lebih cocok menu diet ibu-ibu,” tuturnya.
Meski sejumlah siswa
terpantau
tetap menyantap makanan yang diberikan, rentetan keluhan ini menunjukkan adanya masalah dalam pengawasan kualitas dan keamanan program MBG yang baru berjalan enam hari di sekolah tersebut.
Baca Juga:
Mahfud ke Prabowo soal Keracunan MBG: Ini Bukan Persoalan Angka, Menyangkut Nyawa
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.