faktakalbar

Bukan Cuma Panas Dalam, Ini 5 Penyebab Sariawan yang Sering Tidak Disadari

Penulis: Redaksi Thursday, 20 November 2025 📖 2 menit
Bukan Cuma Panas Dalam, Ini 5 Penyebab Sariawan yang Sering Tidak Disadari
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Sariawan atau stomatitis aphtosa mungkin terlihat sepele, namun kehadirannya bisa sangat mengganggu kualitas hidup. Luka kecil di dalam mulut ini membuat aktivitas sederhana seperti makan, minum, bahkan berbicara menjadi momen yang menyiksa. Banyak orang Indonesia yang langsung mengaitkan sariawan dengan "panas dalam" atau kurang minum air putih. Padahal, secara medis, pemicu sariawan sangatlah beragam dan sering kali berkaitan dengan gaya hidup atau kondisi tubuh yang tidak kita sadari. Baca Juga:  4 Pertolongan Pertama Sakit Gigi Paling Ampuh yang Bisa Dilakukan di Rumah Memahami akar masalahnya adalah kunci agar luka menyebalkan ini tidak datang berulang kali. Berikut adalah 5 penyebab utama munculnya sariawan yang perlu Anda ketahui: 1. Cedera Fisik atau Trauma pada Mulut Penyebab paling umum sariawan sebenarnya adalah luka fisik yang tidak disengaja. Hal ini bisa terjadi karena pipi atau lidah yang tergigit saat makan terburu-buru, atau penggunaan sikat gigi yang terlalu keras hingga melukai gusi. Selain itu, penggunaan kawat gigi (behel) yang bergesekan terus-menerus dengan dinding mulut juga sering menjadi biang keladi munculnya luka yang kemudian berkembang menjadi sariawan. 2. Sensitivitas Terhadap Makanan Tertentu Bagi sebagian orang, jaringan lunak di dalam mulut sangat sensitif terhadap jenis makanan tertentu. Makanan yang terlalu pedas, asam, atau asin dapat memicu iritasi pada selaput lendir mulut. Buah-buahan dengan tingkat keasaman tinggi seperti nanas, jeruk, atau stroberi, serta makanan yang memiliki tekstur tajam seperti keripik, sering kali menjadi pemicu munculnya sariawan jika dikonsumsi secara berlebihan. 3. Kekurangan Nutrisi Penting Tubuh yang kekurangan asupan vitamin dan mineral tertentu akan memberikan sinyal, salah satunya melalui kesehatan mulut. Sariawan yang muncul terus-menerus bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda kekurangan Vitamin B12, seng ( zinc ), folat, atau zat besi. Nutrisi-nutrisi ini sangat krusial untuk regenerasi sel dan menjaga kesehatan jaringan mukosa di dalam rongga mulut agar tidak mudah meradang. 4. Faktor Stres dan Perubahan Hormon Jangan remehkan pengaruh pikiran terhadap kesehatan fisik. Saat Anda mengalami stres berat, sistem kekebalan tubuh cenderung menurun, sehingga memudahkan bakteri mulut untuk menyebabkan peradangan. Selain itu, bagi wanita, perubahan hormon yang terjadi menjelang atau selama siklus menstruasi juga sering kali memicu timbulnya sariawan karena adanya fluktuasi progesteron yang memengaruhi aliran darah ke gusi dan jaringan mulut. 5. Penggunaan Pasta Gigi yang Mengandung SLS Banyak produk pasta gigi dan obat kumur di pasaran mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS), yaitu zat pembusa yang memberikan efek berbusa saat menyikat gigi. Namun, bagi individu yang memiliki mulut sensitif, zat deterjen ini justru dapat mengikis lapisan pelindung di dalam mulut (mucin) dan menyebabkan jaringan menjadi kering serta rentan iritasi. Beralih ke pasta gigi bebas SLS sering kali menjadi solusi ampuh untuk mengurangi frekuensi kambuhnya sariawan. Baca Juga:  Waspada, Ini 4 Alasan Umum Kenapa Mata Bisa Bintitan (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK