faktakalbar

Bukan Cuma Rujak Buah! Kenali 7 Jenis Rujak Nusantara Unik yang Bikin Ngiler

Penulis: Redaksi Saturday, 06 December 2025 📖 2 menit
Bukan Cuma Rujak Buah! Kenali 7 Jenis Rujak Nusantara Unik yang Bikin Ngiler
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Indonesia adalah surga kuliner, dan salah satu bukti nyatanya adalah keragaman jenis "salad" tradisionalnya, yaitu rujak. Jika selama ini Anda hanya mengenal rujak buah sambal kacang, Anda mungkin akan terkejut mengetahui betapa luasnya varian rujak di Nusantara. Lantas, ada berapa sebenarnya jenis rujak di Indonesia? Jumlah pastinya sulit dihitung karena hampir setiap daerah memiliki modifikasi tersendiri. Baca Juga:  Anti Bosan! 6 Cemilan Praktis dan Enak yang Bisa Kamu Buat Sendiri Saat Weekend Namun, untuk memperkaya wawasan kuliner Anda, berikut adalah 7 jenis rujak Nusantara paling ikonik mulai dari yang segar, gurih, hingga yang berkuah hangat: 1. Rujak Cingur (Surabaya) Ini adalah primadona dari Jawa Timur. Berbeda dengan rujak buah, Rujak Cingur adalah makanan berat yang mengenyangkan. Isiannya terdiri dari sayuran rebus, lontong, tahu, tempe, dan tentu saja "cingur" atau irisan moncong sapi yang kenyal. Semua bahan disiram bumbu kacang yang dicampur petis udang pekat. Rasanya? Gurih, manis, dan sedikit asin yang khas. 2. Rujak Kuah Pindang (Bali) Jika biasanya rujak identik dengan bumbu kacang atau gula merah, Bali punya cara berbeda. Rujak Kuah Pindang menggunakan irisan buah-buahan segar (seperti mangga muda atau kedondong) yang disiram dengan kuah kaldu ikan pindang yang dicampur cabai dan terasi. Sensasi rasa amis gurih berpadu dengan asam segar buah menciptakan rasa umami yang meledak di mulut. 3. Rujak Soto (Banyuwangi) Apa jadinya jika soto daging bertemu dengan rujak sayur? Jawabannya ada di Banyuwangi. Rujak Soto adalah perpaduan unik di mana semangkuk rujak sayur bumbu kacang disiram dengan kuah soto daging sapi dan jeroan yang panas. Rasanya sangat kaya, kental, dan menghangatkan tubuh. 4. Rujak Bebeg (Sunda) Di Jawa Barat, ada Rujak Bebeg (bebeuk). Keunikannya terletak pada cara pembuatannya. Buah-buahan yang teksturnya keras seperti mengkudu muda, ubi jalar, bengkoang, dan pisang batu tidak diiris, melainkan ditumbuk (dibebeg) bersama bumbu gula merah, cabai, dan terasi di dalam lumping kayu. Teksturnya yang hancur membuat bumbu meresap sempurna. 5. Rujak Shanghai (Jakarta) Meski namanya Shanghai, kuliner ini legendaris di kawasan Glodok, Jakarta. Rujak ini tidak memakai buah sama sekali, melainkan cumi-cumi rebus dan ubur-ubur. Bahan laut tersebut disajikan dengan kangkung rebus, lalu disiram saus merah asam manis kental dan taburan bubuk kacang tanah. 6. Rujak Es Krim (Yogyakarta) Cuaca panas paling enak menikmati Rujak Es Krim khas Pakualaman, Yogyakarta. Bayangkan serutan rujak buah (biasanya bengkoang, nanas, timun, pepaya) dengan kuah pedas manis, lalu diberi topping satu skop es puter kelapa di atasnya. Perpaduan pedas dan dinginnya es krim sangat menyegarkan tenggorokan. 7. Rujak Bulung (Bali) Satu lagi dari Pulau Dewata, Rujak Bulung berbahan dasar rumput laut hijau segar. Rumput laut ini disiram dengan kuah pindang dan parutan kelapa bakar yang disebut kuwud. Teksturnya renyah (krenyes-krenyes) dan sangat kaya serat. Dari daftar di atas, kita bisa melihat bahwa rujak di Indonesia bukan sekadar camilan buah, melainkan hidangan kompleks yang mencerminkan budaya setempat. Mulai dari penggunaan hasil laut hingga jeroan sapi, kreativitas leluhur kita dalam mengolah rasa patut diacungi jempol. Jadi, rujak mana yang ingin Anda coba akhir pekan ini? Baca Juga:  Anti Ngantuk dan Gagal Fokus, Ini 5 Cemilan Sehat Teman Kerja Terbaik (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK