faktakalbar

Bukan Hanya Penyakit Lansia, Ini 5 Penyebab Sakit Jantung di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai

Penulis: Redaksi Wednesday, 01 April 2026 📖 2 menit
Bukan Hanya Penyakit Lansia, Ini 5 Penyebab Sakit Jantung di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Penyakit jantung sering kali dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya mengintai kelompok usia lanjut. Namun, data medis belakangan ini menunjukkan pergeseran tren yang mengkhawatirkan, di mana semakin banyak individu di usia produktif bahkan di bawah 40 tahun yang mengalami serangan jantung secara mendadak. Gaya hidup modern dan tekanan lingkungan menjadi faktor pemicu utama kerusakan organ vital ini sejak dini. Berikut adalah 5 penyebab sakit jantung di usia muda yang perlu diwaspadai: Baca Juga:  Langkah Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Usia Muda 1. Pola Makan Tinggi Lemak Trans dan Gula Konsumsi makanan cepat saji ( fast food ) dan minuman manis yang berlebihan menjadi musuh utama kesehatan jantung anak muda. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat ( LDL ) yang memicu penumpukan plak di pembuluh darah koroner. Jika dibiarkan, aliran darah ke jantung akan tersumbat dan memicu serangan jantung meskipun usia masih tergolong muda. 2. Kurangnya Aktivitas Fisik ( Sedentary Lifestyle ) Banyaknya pekerjaan yang mengharuskan duduk di depan layar komputer selama berjam-jam membuat banyak orang muda terjebak dalam gaya hidup sedenter. Kurangnya gerak fisik menyebabkan otot jantung tidak terlatih dan metabolisme tubuh melambat. Hal ini memicu obesitas dan tekanan darah tinggi, yang merupakan "pintu masuk" bagi berbagai gangguan kardiovaskular. 3. Tingkat Stres yang Tidak Terkelola Tekanan pekerjaan, persaingan hidup, hingga masalah personal sering kali memicu stres kronis pada anak muda. Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin secara berlebihan yang meningkatkan detak jantung serta tekanan darah. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi ini dapat merusak lapisan dinding pembuluh darah dan mengganggu irama jantung. 4. Kebiasaan Merokok dan Vaping Paparan zat kimia dalam rokok konvensional maupun rokok elektrik ( vaping ) secara langsung merusak sel-sel yang melapisi pembuluh darah. Nikotin menyebabkan penyempitan pembuluh darah, sementara karbon monoksida mengurangi jumlah oksigen yang dibawa oleh darah. Bagi anak muda, kebiasaan ini secara drastis mempercepat proses pengerasan arteri atau atherosclerosis . 5. Kurang Tidur dan Kelelahan Kronis Banyak anak muda yang mengabaikan waktu istirahat demi ambisi atau hiburan malam. Padahal, kurang tidur secara konsisten dapat memicu peradangan dalam tubuh dan meningkatkan risiko diabetes serta hipertensi. Jantung membutuhkan waktu istirahat saat kita tidur untuk menurunkan tekanan darah dan detak jantung secara alami guna pemulihan sel-sel otot jantung. Baca Juga:  Waspada Kekurangan Cairan dan Elektrolit Berisiko Picu Gangguan Irama Jantung (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK